Advertisement

Hari Kedua Pencarian Pelajar Terseret Ombak di Parangtritis Belum Membuahkan Hasil

Lugas Subarkah
Jum'at, 08 Desember 2023 - 15:37 WIB
Arief Junianto
Hari Kedua Pencarian Pelajar Terseret Ombak di Parangtritis Belum Membuahkan Hasil Tenggelam - Ilustrasi - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Pencarian seorang pelajar yang terseret arus di pantai Parangtritis masih terus dilakukan. Hari ini, Jumat (8/12/2023) merupakan hari kedua pelajar berinisial MFA, 14 asal Surakarta itu. Tim SAR pun belum berhasil menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah Operasi III Parangtritis, M Arief Nugroho, menjelaskan pencarian masih diteruskan pada hari kedua. “Masih dilakukan, hari ini masih proses pencarian,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (8/12/2023) siang.

Advertisement

Sampai saat ini tim pencari belum menemukan keberadaan maupun petunjuk keberadaan korban, sehingga upaya pencarian masih akan terus berlangsung. Berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) SAR Satlinmas, pencarian dilakukan hingga hari ketiga.

Namun, jika keluarga masih menghendaki pencarian, maka pencarian akan terus dilanjutkan. “Prosesnya lama, untuk proses sesuai SOP itu tiga hari. kalau keluarga masih menghendaki, nanti kami tambah dua hari lagi. Jika dua hari belum ketemu lagi nanti kami tambah dua hari lagi,” ungkapnya.

BACA JUGA: Tim SAR Kerahkan 2 Jetski untuk Cari Korban Terseret Ombak Parangtritis

Satu pelajar yang belum ditemukan yakni Muhammad Faizal Anwar, 14. Adapun dua pelajar lainnya yang terseret arus namun berhasil diselamatkan, kondisinya dipastikan sehat. “Sehat wal afiat, kemaren langsung balik,” katanya.

Seperti diketahui, tiga pelajar dari MTS Muhammadiyah Surakarta dilaporkan terseret arus ketika sedang bermain di pantai Parangtritis, Kamis (7/12/2023) pukul 10.00 WIB. Dua pelajar berhasil diselamatkan tak lama setelah kejadian, sementara satu pelajar tidak ditemukan.

Adapun para korban tersebut datang ke pantai Parangtritis beserta rombongan dari sekolah menggunakan bus dengan jumlah rombongan 58 orang, yang terdiri dari 43 siswa dan 15 pendamping.

Saat siswi putri berfoto bersama, beberapa siswa putra bermain air. Tiga siswa bermain air terlalu masuk ke laut, sehingga berada di wilayah palung. Saat itu lah ketiga korban terbawa arus ke tengah laut dan tenggelam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Gibran Enggan Beberkan Hasil Pembahasan Kementerian Baru dengan Prabowo di Kartanegara

News
| Sabtu, 24 Februari 2024, 08:27 WIB

Advertisement

alt

Pelancong Masuk ke Thailand Diwajibkan Bawa Uang Tunai Minimal Rp6,7 Juta

Wisata
| Jum'at, 23 Februari 2024, 17:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement