Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Antrean kendaraan di perempatan Imogiri, Bantul, Jumat (7/6/2019).- Harian Jogja/Salsabila Annisa Azmi
Harianjogja.com, BANTUL—Menjelang masa libur natal dan tahun baru (nataru) Polres Bantul menyiapkan strategi untuk mengurai kemacetan. Strategi ini akan dilaksanakan bersamaan dengan Operasi Lilin Progo 2023.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana, mengatakan saat ini pihaknya tengah merumuskan agenda pengamanan lalu lintas di wilayah Bantul dalam mengantisipasi kemacetan dan laka lantas pada perayaan Nataru.
Dia menyebutkan hal-hal yang menjadi perhitungan, yakni objek wisata yang menjadi titik keramaian di Bantul telah bertambah, sementara ruas jalan masih sama. “Kami sudah merumuskan untuk mengamankan jalur-jalur, khususnya yang tingkat kepadatannya lebih tinggi,” ujarnya, Sabtu (9/12/2023).
BACA JUGA: Dishub Bantul Usul ke Pemerintah Pusat Gunakan Dua Jalur untuk KIR
Beberapa ruas jalan yang rawan terjadi kemacetan dan laka lantas antara lain, Jalan Wates-Jogja, Jalan Srandakan, Jalan Parangtritis dan Jalan Jogja-Wonosari. "Tidak menutup kemungkinan terjadi kepadatan, dikarenakan menjadi jalur utama arah ke kota dan juga ke tempat wisata," katanya.
Adapun upaya untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan di jalur tersebut, dari Satlantas Polres Bantul telah menyiapkan papan penunjuk arah bagi pengguna jalan yang akan melalui di jalur-jalur alternatif. Meski demikian, Jalan Srandakan yang menjadi alternatif jalur antar provinsi DIY-Jateng, dianggap rawan terjadi laka lantas.
Hal ini berdasarkan data tingginya kejadian laka lantas di Bantul yang terjadi di jalur tersebut. "Kondisi jalan yang halus dan lurus tentunya membuat pengendara kerap melaju dengan kecepatan tinggi. Namun perlu disadari bila jalur ini minim penerangan dan sering lalu lalang kendaraan pedesaan," imbuhnya.
Ia mengimbau, di bulan Desember khususnya saat libur Natal dan Tahun Baru, untuk masyarakat baik yang liburan atau pun mudik agar lebih berhati-hatu dalam berkendaraan. "Kami mengingatkan kembali pentingnya keselamatan terutama saat berkendara. Bijak dalam kecepatan laju kendaraan dan juga konsentrasi dalam berkendara," kata dia.
Adapun dalam Operasi Lilin Progo 2023 yang berlangsung 22 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024., Polres Bantul telah menyiapkan sejumlah 382 personel untuk mengamankan lalu lintas di berbagai titik, serta pengamanan gereja dan obyek wisata. Dalam pengamanan tersebtu juga akan melibatkan petugas dari Kodim, Dinas Perhubungan, Satpol PP, PMI dan Jasa Raharja dan lainnya.
BACA JUGA: Antisipasi Lonjakan Pemohon Uji KIR, Dishub Bantul Usulkan Perluasan Gedung Pelayanan
Dalam pengamanan nataru, Polres Bantul juga akan membangun empat Pos Pengamanan (Pospam), yakni Pospam di Sedayu sebagai pos pemantauan jalur lalu lintas Jogja-Wates dan sebaliknya, Pospam Parangtritis sebagai pos pemantauan obyek wisata pantai, Pospam Piyungan sebagai pos pemantauan jalur lalu lintas Jogja-Wonosari dan Pospam Druwo sebagai pos pengamanan terpadu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
OJK menyebut scam digital mengancam kepercayaan publik. Hingga Juni 2026, IASC menerima lebih dari 608.000 laporan dengan Rp674 miliar berhasil diamankan.
Tim SAR Gabungan menemukan bocah yang terseret ombak di Pantai Gua Cemara dalam kondisi meninggal dunia di Pantai Bugel, sekitar 13 kilometer dari lokasi kejadi
Kemendikdasmen menyampaikan masukan kepada BGN untuk memperbaiki tata kelola Program Makan Bergizi Gratis, termasuk distribusi dan sasaran penerima.
Kemenaker menaikkan Program Magang Nasional Angkatan II menjadi 150.000 peserta pada 2026 dan memperluas akses bagi lulusan profesi dan penyandang disabilitas.
Dua bayi ditemukan di Solo dalam sehari. Pemkot Solo dan Polresta bergerak menangani kasus, sementara bayi yang selamat mendapat pendampingan.