Ini Strategi Pemkot Jogja di Tengah Penerapan Efisiensi Anggaran
Berbagai strategi ditempuh Pemkot Jogja untuk menyikapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat
Warga beraktivitas mengenakan masker. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pariwisata (Dispar) DIY mengimbau para pengelola wisata untuk kembali memperhatikan standar Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE).
Utamanya untuk jasa akomodasi, hotel, hingga objek-objek wisata. Ini sebagai langkah antisipasi penyebaran virus Covid-19 yang beberapa waktu belakangan kembali ditemukan kasusnya.
Pelaksana Harian Kepala Dispar DIY Kurniawan menyebut pihaknya telah menerima surat edaran dari Kemenparekraf. Isinya adalah imbauan untuk kembali waspada terhadap virus Covid-19. Meski demikian, dia mengatakan masyarakat tak perlu panik. Ini agar aktivitas pariwisata bisa tetap berjalan dengan normal.
BACA JUGA: Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19, Dinkes DIY Minta Rumah Sakit dan Fasyankes Siaga
"Karena bagaimanapun, Desember itu momentum biasanya kita puncak peak kunjungan wisatawan di rentang satu tahun," ujar Kurniawan, Rabu (13/12/2023).
Kurniawan menyebut, pihaknya turut menggandeng instansi lain. Mulai dari dinas kesehatan hingga rumah sakit. Dia juga mengajak masyarakat untuk kembali melakukan kebiasaan-kebiasaan baik saat pandemi Covid-19 merebak. Misalnya, dengan tetap mengenakan masker saat bepergian.
"Termasuk kalau ada yang sakit, kemudian secara mandiri dia menggunakan masker, tidak menularkan ke yang lain. Itu salah satu imbauan saja yang bisa kita sampaikan," tuturnya.
Sementara itu, Dispar DIY juga melakukan persiapan untuk menyambut 800 ribu wisatawan yang ditargetkan datang selama Desember ini. Kurniawan mengaku, koordinasi dengan dinas pariwisata di kabupaten/ kota telah dilakukan.
BACA JUGA: DIY Waspadai Lonjakan Kasus Covid-19 di Libur Panjang Akhir Tahun
Salah satunya, untuk memastikan kesiapan objek wisata jika terjadi bencana. Hal ini tak lepas dari beberapa objek wisata di DIY yang rawan bencana, seperti longsor ataupun banjir. Pihaknya juga memastikan berbagai wahana dipastikan aman untuk diakses oleh wisatawan.
"Tanggal 18 sampai 22 Desember nanti kita akan adakan periksa uji. Kita tidak ingin seperti di Banyumas ada kecelakaan, korban, dan sebagainya. Termasuk gondola, termasuk di akomodasi itu lift, eskalator, kita periksa," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berbagai strategi ditempuh Pemkot Jogja untuk menyikapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru 24 Mei 2026 dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan lengkap dari pagi hingga malam.
Program MBG serap 1,28 juta tenaga kerja dan libatkan ribuan UMKM. Dampaknya terasa dari dapur hingga sektor pangan nasional.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2 meski menang 3-1. Suporter kecewa, Wali Kota Solo minta tim segera bangkit.
Persib Bandung resmi juara Super League dan cetak hattrick. Bobotoh rayakan kemenangan meriah di Stadion GBLA.
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.