Unsoed Pastikan Kepemimpinan Tetap Berjalan Usai Pemeriksaan KPK
Unsoed memastikan kepemimpinan universitas tetap berjalan meski KPK memeriksa sejumlah pejabat rektorat di Jakarta.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak 5.000 blangko kartu tanda penduduk elektronik (KTP) dikirim Pemerintah Pusat ke Kabupaten Bantul. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bantul, Kamis (14/12/2023) menerima kiriman tersebut.
"Baru saja kami menerima 5.000 keping blanko e-KTP, kemudian stok yang ada di dinas sebanyak 1.200, sehingga totalnya menjadi 6.200 keping, mudah-mudahan cukup bisa sampai akhir tahun," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bantul Bambang Purwadi di Bantul, Kamis.
Menurut dia, ketersediaan blanko e-KTP tersebut biasanya akan habis selama satu bulan untuk pelayanan rekam KTP, sehingga pada Januari 2024, pihaknya akan mengambil kembali blanko untuk keperluan awal tahun depan.
"Kalau pelayanan perekaman data e-KTP kita per hari rata rata 250 sampai 300 cetak yang tersebar di 17 titik kecamatan) utamanya mereka yang baru berusia 17 tahun," katanya.
Dia mengatakan, untuk capaian perekaman data KTP elektronik di Kabupaten Bantul sampai saat ini sudah sebanyak 99,9 persen dari total jumlah penduduk wajib rekam KTP, sehingga tinggal sekitar 3.000 anak atau pemula yang belum melakukan perekaman data kependudukan.
BACA JUGA: Pengin Balik Lagi ke Area Pedestrian, Pedagang Teras Malioboro Gelar Demo di Kepatihan
"Mudah-mudahan kita bisa menggejar perekaman data e-KTP sampai 14 Februari 2024, mudah-mudahan bisa 100 persen, karena memang rekam itu tidak jalan kalau anaknya tidak sadar tidak mau melakukannya," katanya.
Oleh karena itu, kata dia, pihaknya juga membuka pelayanan rekam data penduduk tersebut secara mobile dengan datang ke sekolah, meski diakui dalam kegiatan tersebut tidak bisa sekali datang langsung selesai, meski anak yang wajib KTP ada di sekolah.
"Sekarang anak-anak milenial juga masih ada yang belum mengetahui manfaat dari rekam KTP, sehingga memang masih perlu edukasi, karena kalau tidak punya KTP kan tidak bisa mengurus misalnya surat izin mengemudi (SIM)," katanya.
Dia mengatakan, saat ini di Kabupaten Bantul telah memiliki alat rekam e-KTP di masing-masing 17 kantor kecamatan, kemudian di dinas terdapat satu alat rekam.
"Kemudian kita juga cadangan untuk 'mobile' ada enam unit, sehingga berarti semuanya ada 24 alat rekam e-KTP," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Unsoed memastikan kepemimpinan universitas tetap berjalan meski KPK memeriksa sejumlah pejabat rektorat di Jakarta.
Penjualan mobil China turun 10 bulan berturut-turut, anjlok 21,1% di Juli 2026. Ekspor justru melonjak 88%. Ini penyebab dan dampaknya.
Xiaomi menyiapkan Soft Light Glass di HyperOS 4 dengan tampilan transparan mirip iOS 26. Cek daftar HP dan tablet yang kebagian.
Espanyol vs Real Madrid pada pekan kedua La Liga 2026/2027 digelar Minggu dini hari. Simak prediksi skor dan susunan pemain.
Di tengah ratusan tenant yang memadati lokasi, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berkesempatan mengunjungi stand Bank Jateng.
George Russell raih pole position Sprint F1 GP Belanda 2026 di Zandvoort. Unggul 0,041 detik atas Norris. Verstappen di posisi 6