BPJS Ketenagakerjaan Lindungi 195.000 Pekerja di Sleman
Sebanyak 195.000 pekerja di Sleman terlindungi BPJS Ketenagakerjaan hingga Juni 2026. Pemkab masih mengejar tambahan 14.000 peserta.
Jungwok Blue Ocean, beach club pertama di Kabupaten Gunungkidul. - Instagram @jungwokblueocean
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gunungkidul mencatat ada sejumlah investasi besar yang ada di Gunungkidul terkait dengan wisata pantai, selain rencana pembangunan Beach Club milik Raffi Ahmad.
Sabtu (16/12/2023) lalu selebritas Raffi Ahmad mengumumkan bakal berinvestasi untuk pengembangan wisata pantai berupa Beach Club di Gunungkidul, tepatnya di Pantai Krakal, Kapanewon Tanjungsari.
Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) Kabupaten Gunungkidul menyampaikan bahwa pembangunan Beach Club milik Selebritas, Raffi Ahmad akan dibangun di atas lahan karst seluas lebih dari 10 hektare. Dipastikan tanah itu bukan tanah kas desa dengan status Sultanaat Grond atau Sultan Grond.
Namun selain Raffi Ahmad, menurut Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gunungkidul, Agung Danarta ada sejumlah investor besar yang telah menanamkan modal mereka untuk pengembangan wisata pantai di Gunungkidul.
BACA JUGA: Diduga Diretas, Akun Instagram Grab Yogyakarta Digunakan untuk Tebus Murah Iphone
Sejauh ini, Agung menegaskan banyak investasi dilakukan di wilayah selatan atau kawasan pantai. Beberapa yang tergolong investasi besar yaitu Jungwok Blue Ocean, Stone Valley managed by HeHa, Obelix Sea View, dan Queen Of The South Beach Resort.
Potensi SDM dan SDA
Terkait dengan nilai investasi, sepanjang tahun 2023, realisasi investasi di Kabupaten Gunungkidul mencapai Rp451,4 miliar dari target Rp447 miliar. “Investasi lebih banyak di sektor pariwisata, utamanya di pantai. Tapi kami pelan-pelan mengkaji potensi investasi di wilayah utara,” ucapnya.
Ia menjelaskan wilayah utara akan diperuntukkan untuk sektor industri yang akan menjadi penyangga sektor pariwisata di selatan.
Menurut Agung, Pemkab Gunungkidul berkomitmen memberikan kemudahan investasi sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat.
Menurut dia, setelah investor diberikan kemudahan investasi, mereka juga harus ikut mengembangkan potensi lingkungan sekitar. Pengembangan potensi termasuk kualitas sumber data manusia (SDM).
Salah satu hal yang diusulkan adalah penyediaan pasokan bahan makanan dan minuman ke setiap investor pengembangan wisata di Gunungkidul. Selain menjadi pekerja, hasil pertanian sekitar dapat memiliki pasar tetap. "Kami minta juga investor untuk memanfaatkan dan mengoptimalkan potensi yang ada di Gunungkidul, SDM dan SDA [Sumber Daya Alam]," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 195.000 pekerja di Sleman terlindungi BPJS Ketenagakerjaan hingga Juni 2026. Pemkab masih mengejar tambahan 14.000 peserta.
DPR AS melalui Jamie Raskin membuka penyelidikan terhadap FIFA dan hubungan Gianni Infantino dengan Presiden Donald Trump. FIFA diminta menyerahkan sejumlah dok
Job Fair Bantul 2026 akan digelar pada 6-7 Agustus di Stadion Sultan Agung. Sebanyak 15 perusahaan membuka sekitar 1.000 lowongan kerja dengan target 750 pencar
TECNO, brand teknologi inovatif berbasis AI, resmi meluncurkan TECNO MEGABOOK K14S. Laptop berukuran 14 inci ini memadukan performa tingg, desain premium
Pablo Nieto menyebut Maverick Vinales bisa dilupakan dalam sehari di MotoGP. Cedera dan konflik dengan KTM membuat masa depannya terancam.
Psikologi mengungkap keterbukaan terhadap pengalaman menjadi sifat yang paling erat kaitannya dengan kreativitas, inovasi, dan kemampuan berpikir lintas disipli