Perpanjangan SIM Gunungkidul Hari Ini di Terminal Dhaksinarga dan Satpas Polres
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 tersedia di Satpas, SIMMADE, SIMPITU hingga layanan malam. Cek lokasi dan syaratnya.
Petugas merapikan pupuk di pabrik PT Pupuk Kujang. - ANTARA/Ali Khumaini
Harianjogja.com, BANTUL—Penyerapan pupuk bersubsidi di Bantul saat ini telah mencapai 75 persen. Mundurnya masa tanam padi menjadi salah satu penyebab rendahnya penyerapan pupuk.
Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Ketahanan Panganan dan Pertanian Bantul, Arifin Hartanto, mengungkapkan per 4 Desember 2023, realisasi pupuk bersubsidi berdasarkan mereknya yakni Urea sebesar 68% dan NPK sebesar 87%.
"Pada 2023, Bantul mendapatkan alokasi sebesar 8.675 ton dan baru terserap sebanyak 5.895 ton. Sedangkan NPK dari alokasi sebanyak 5.875 ton pada 2023, terserap sebesar 5.103 ton. Ini sampai 4 Desember 2023," katanya, Selasa (19/12/2023).
Menurut Arifin, rendahnya penyerapan pupuk bersubsidi ini tidak lepas dari banyaknya petani yang belum memiliki Kartu Tani atau sudah memiliki Kartu Tani tapi tidak bisa digunakan. Selain itu, ada beberapa bank tang yang tidak langsung merespons untuk pelayanan Kartu Tani.
"Dari total 44 kios yang ada di Bantul, ada juga beberapa kios tidak mau melayani pengambilan manual, padahal pengambilan manual diperbolehkan selama belum memegang Kartu Tani," katanya.
Selain itu, kata Arifin, rendahnya serapan pupuk subsidi juga dikarenakan faktor eksternal, yakni mundurnya masa tanam karena El Nino. Sebab, jika musim tanam sudah mulai, dipastikan banyak petani yang akan mengambil pupuk subsidi. "Stok saat ini masih banyak. Karena kan musim tanam mengalami kemunduran," jelasnya.
BACA JUGA: Mobil Tabrak Rumah di Pakualaman Jogja, Satu Penumpang Meninggal
Menurut Arifin, jika dibandingkan tahun lalu, serapan pupuk bersubsidi tahun ini lebih rendah dari tahun lalu. Hal ini karena pada tahun lalu tidak ada fenomena El Nino, sehingga capaian serapan pupuk subsidi lebih besar.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul Joko Waluyo mengatakan saat ini banyak petani di Bantul yang sudah mulai mengolah lahan pertanian. Sehingga para petani sudah siap melakukan masa tanamnya saat hujan tiba.
Kondisi ini pun disikapi oleh DKPP Bantul dengan melakukan sosialisasi dan imbauan ke petani agar segera menebus pupuk bersubsidi di kios terdekat. Joko berharap para petani untuk mengakses dulu pupuk bersubsidi walaupun belum digunakan untuk menanam. "Pupuk tersebut bisa disimpan untuk dipakai saat hendak menanam," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 tersedia di Satpas, SIMMADE, SIMPITU hingga layanan malam. Cek lokasi dan syaratnya.
Rambut rontok saat disisir merupakan bagian dari siklus alami. Ketahui jumlah yang masih normal dan tanda kerontokan yang perlu diperiksa.
Susan Sarandon dan Hannah Einbinder ditangkap saat demo menolak Netanyahu di dekat Markas PBB New York. Simak kronologi aksinya.
Cara berhenti langganan Meta One agar tidak diperpanjang otomatis. Simak langkah membatalkan lewat WhatsApp, App Store, dan Google Play.
Cek harga emas Pegadaian Jumat 25 September 2026 untuk Antam, UBS, dan Galeri24 lengkap dengan harga jual serta buyback berbagai ukuran.
Ban mobil retak rambut bisa dipicu usia, UV, tekanan angin, hingga penyimpanan. Kenali retakan yang masih dangkal dan tanda ban harus diganti.