Profil Kilang Jazan Aramco Dibom Houthi Yaman, Kapasitas 400.000 Barel
Kilang Jazan Saudi Aramco diserang Houthi menggunakan drone. Fasilitas ini berkapasitas 400.000 barel per hari dan berada di pesisir Laut Merah.
Pembahasan terkait rencana pemanfaatan bahan pangan lokal di sela-sela seminar Sharing Bisnis UMKM di Fakultas Teknologi Pertanian UGM, Kamis (21/12/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Umbi Porang bisa diolah menjadi pangan lokal yang sehat bahkan potensial jadi produk mi. Selain meningkatkan pemanfaatan pangan lokal, sekaligus menjadi pengganti gandum yang selama ini harus diimpor.
Materi pemanfaatan porang ini sempat dibahas dalam seminar bertajuk Sharing Bisnis UMKM dan penandatanganan MOU antara PT Sriboga Flour Mill di Auditorium Fakultas Teknologi Pertanian UGM, Kamis (21/12/2023). Kerja sama itu sebagai bentuk komitmen menjalankan program pemberdayaan UMKM dan program pemberdayaan masyarakat hingga muncul wacana pemanfaatan umbi porang sebagai bahan pangan. Sriboga sendiri akan menjajaki wacana tersebut, adapun FTP UGM telah melakukan sejumlah penelitian terkait porang sebagai pangan lokal yang sehat.
BACA JUGA : 5 Dosen Universitas Terbuka Beri Penyuluhan tentang Budidaya Porang di Klaten
Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UGM Profesor Eni Harmayani mengatakan, selama ini umbi porang diekspor hanya dalam bentuk potongan kering. Namun sayangnya bahan pangan ini kembali ke Indonesia sudah dalam bentuk beragam jenis makanan lain seperti jeli, mie, sosis dan lain-lain dengan harga mahal.
Eni Harmayani yang juga ketua tim peneliti porang ini mengatakan, ekstrak porang atau dikenal dengan glukomanan dapat dioleh menjadi berbagai jenis makanan, tak terkeculai sebagai pengganti gandum. Jika diolah menjadi mie memiliki kelebihan rendah kalori, menurunkan indeks massa tubuh.
“Ini semacam pati [inti sarinya], ini bisa dibuat mie, jeli dan lain-lain. Kami bisa mengekstrak dengan kadar kemurniannya di atas 90 persen, selama ini mungkin hanya sampai tepung tetapi kami di UGM bisa mengekstrak,” katanya di sela-sela kegiatan tersebut.
Ia mengakui memang dari sisi warna ekstrak tersebut belum menarik, oleh karena itu melalui kolaborasi dengan perusahaan pangan seperti Sriboga bisa diwujudkan dalam produk makanan baru. Jika ini bisa diterapkan maka petani porang tidak perlu lalu mengekspor tetapi dapat diolah di dalam negeri.
“Kami juga membina UMKM Porang, maka kami berharap agar kerja sama dengan Sriboga ini bisa berkembang memanfaatkan produk lokal yang selama ini belum tersentuh ke arah industri,” ujarnya.
GM Commercial Sriboga Flour Mill Rike Sundari menyambut baik terkait wacana pemanfaatan umbi porang tersebut. Salah satu potensi yang bisa ditangkap yaitu pemanfaatan umbi porang sebagai bahan pembuatan mie. Meski demikian hal itu masih membutuhkan proses cukup panjang karena harus melalui ekstrak untuk mendapatkan glukomanan.
BACA JUGA : Porang Jadi Komoditas Ekspor Pangan Indonesia yang Diincar Jepang
Potensi industri pangan memang sangat tinggi terutama di tepung terigu, terbukti ada 31 perusahaan jenis ini di Indonesia. Kontribusi mie berada di urutan pertama, bahkan hampir 70 persen omzet berasal dari industri mie, kemudian roti 20 persen. “Full capacity sumbangan dari setiap aplikasi produk, untuk mie memang paling besar,” katanya.
Ia berharap kerja sama pemanfaatan Porang bisa masuk ke pembuatan mi. Selain produknya memiliki nilai tambah yaitu posisi mi sehat karena rendah kalori. Kemudian akan membantu mendukung ketahanan pangan lokal karena gandum ini harus impor serta meningkatkan ekonomi UMKM. Dengan memasukkan pangan lokal Porang karena memiliki kelebihan dari sisi kesehatan. “Mi memang banyak penikmat, kalau ada mie sehat tentu bisa menjadi pilihan dan kelebihan tersendiri,” ujarnya.
Adapun dalam seminar itu diikuti sedikitnya 150 pelaku UMKM di Jogja yang berbasis terigu. Sejumlah materi pelatihan diberikan di antaranya cara pengolahan roti yang baik dan upaya untuk memperpanjang umur simpannya. Harapannya pelaku UMKM dapat bersaing dengan produk bakery berbasis industri. Selain itu mereka juga dilatih teknik mengelola pelangga dan meningkatkan profit usaha agar usaha UMKM dapat bertahan dan berkembang maju.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kilang Jazan Saudi Aramco diserang Houthi menggunakan drone. Fasilitas ini berkapasitas 400.000 barel per hari dan berada di pesisir Laut Merah.
Prabowo menyebut Indonesia menghabiskan hingga Rp535 triliun per tahun untuk impor BBM. Pemerintah mendorong kendaraan listrik dan EBT.
Cek desil bansos 2026 lewat HP menggunakan NIK. Kenali 5 desil prioritas PKH, BPNT, Sembako, dan BLT Kesra Rp900.000.
Bali United kalah 1-2 dari Sabah FC pada laga pramusim Dewata Challenge Series 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Sekjen parpol koalisi pemerintah berkumpul di rumah Sugiono. Pertemuan diisi silaturahmi dan refleksi menjelang 17 Agustus.
Polda Metro Jaya menetapkan empat tersangka kasus tantangan hafalan surat Al-Qur'an berhadiah minuman beralkohol di The Sound Project.