Riset Hadirkan Sistem Inteligen Bisnis, Ubah Admisi Berbasis Intuisi
UII mengembangkan sistem Inteligen Bisnis untuk membantu pengambilan keputusan admisi berbasis data dengan skor usability 84,4.
Foto ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Fenomena hujan di bulan Desember merupakan lumrah terjadi di setiap tahun. Akan tetapi saat memasuki bulan Desember tak kunjung hujan turun tentu menimbulkan banyak tanda tanya. Kondisi ini terjadi di wilayah Nusa Tenggara dan Jawa dan menimbulkan banyak pertanyaan masyarakat, kapan hujan?.
BMKG memberikan penjelasan terkait fenomena tak kunjung hujan di wilayah Jawa dan Nusa Tenggara. Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menjelaskan kondisi suhu panas yang cukup terik memang terjadi saat siang hari selama sepekan terakhir di wilayah selatan ekuator atau garis khatulistiwa. Kondisi cuaca panas tersebut secara umum dipicu oleh dominasi cuaca cerah pada siang hari di sebagian besar wilayah di Jawa hingga Nusa Tenggara.
BACA JUGA : Jawa Masih Saja Panas Terik, Ini Penjelasan BMKG soal Kapan Hujan
“Berdasarkan citra satelit cuaca terlihat dalam beberapa hari terakhir di wilayah Jawa atau Indonesia bagian selatan tidak terdapat tutupan awan, sehingga sinar matahari intens [optimum] langsung ke permukaan bumi,” kata Guswanto sebagaimana rilis di laman resmi BMKG 18 Desember 2023.
Penyebab belum adanya hujan di selatan ekuator khususnya Jawa dan Nusa Tenggara disebabkan karena kurangnya pertumbuhan awan hujan yang dipicu oleh aktivitas pola tekanan rendah di sekitar Laut Cina Selatan. Hal itu mengakibatkan berkurangnya aliran massa udara basah ke arah selatan ekuator. Akan tetapi kondisi panas ini kemungkinan terjadi hingga 23 Desember 2023, setelah itu diprediksi ada peningkatan curah hujan.
BACA JUGA : Prakiraan Cuaca, BMKG: Sebagian Besar Kota Besar Dilanda Hujan
“Berdasarkan analisis terbaru, aktivitas pola tekanan rendah di sekitar Laut Cina Selatan tersebut masih dapat berlangsung dalam 3-4 hari dengan kecenderungan melemah intensitasnya. Sehingga dapat berdampak pada potensi peningkatan curah hujan di wilayah Jawa dan Nusa Tenggara yang dapat terjadi mulai tanggal 23 Desember 2023 mendatang,” ujarnya.
Keberadaan pola tekanan rendah di sekitar Laut Cina Selatan tersebut secara tidak langsung turut membentuk pola pertemuan serta belokan angin dan menyebabkan terjadinya peningkatan pertumbuhan awan hujan di sekitar Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Oleh karena itu dalam sepekan terakhir hujan intensitas lebat masih terjadi di sebagian wilayah Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UII mengembangkan sistem Inteligen Bisnis untuk membantu pengambilan keputusan admisi berbasis data dengan skor usability 84,4.
Thailand kalahkan Malaysia 2-0 di Stadion Rajamangala. Gol penalti Yotsakorn dan Poeiphimai bawa Gajah Perang ke puncak klasemen Grup B.
Suami Ribkah Handayani rutin menjalani kontrol jantung setiap bulan dengan memanfaatkan layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Aston Villa mengalahkan Indonesia All Stars 3-1 di Stadion GBK. Emiliano Buendia, Ross Barkley, dan Brian Madjo mencetak gol, sementara Arkhan Kaka membalas unt
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 2 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.