Advertisement
Tarif Hotel di Bantul Naik hingga 30% saat Libur Nataru, Okupansi Diklaim Capai Target
Ilustrasi Hotel/ Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) kali ini, okupansi hotel di Bantul diklaim telah mencapai target.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Bantul, Yohanes Hendra menyampaikan okupansi hotel berbintang dan nonbintang di Bantul terus mengalami peningkatan.
Advertisement
Saat ini, menurut dia, okupansi hotel berbintang di Kabupaten Bantul mencapai sekitar 80-85 persen pada tanggal 23-26 Desember 2023. Sementara okupansinya mengalami penurunan sekitar 75% pada 27-29 Desember 2023. “Kemudian pada 30 Desember 2023-2 Januari 2024 kurang lebih 85-90 persen okupansinya,” katanya, Selasa (26/12/2023).
Sementara tarif penginapan di hotel Bantul selama Libur Nataru naik berkisar 15%-30% dari harga normal.
Saat ini menurut dia, mayoritas wisatawan yang menginap di hotel berbintang dan non bintang di Kabupaten Bantul masih didominasi dari Pulau Jawa.
BACA JUGA: Bantul Defisit Hotel, Ini yang Perlu Dilakukan Pemkab
Yohanes mengatakan beberapa wisatawan yang menginap ada yang berasal dari Sumatra dan beberapa daerah lain di luar Jawa, tetapi persentasenya masih belum signifikan.
Sebelumnya, menurut Yohanes pihaknya mematok target okupansi hotel sekitar 80%-85% selama Libur Nataru 2023. Saat ini target tersebut telah terlampaui.
Dia pun mengimbau agar manajemen hotel dapat memberikan fasilitas tambahan untuk dapat menambah kenyamanan wisatawan meskipun harga yang ditawarkan lebih tinggi dari harga normal. “Untuk kenaikan harga itu merupakan regulasi masing-masing industri [hotel]. Kami dari PHRI mengimbau agar kenaikan harga diimbangi dengan fasilitas,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








