Advertisement

Genjot Produksi Cabai, 100 Hektare Lahan Pesisir Kulonprogo Digelontor Subsidi

Triyo Handoko
Selasa, 26 Desember 2023 - 16:57 WIB
Arief Junianto
Genjot Produksi Cabai, 100 Hektare Lahan Pesisir Kulonprogo Digelontor Subsidi Ilustrasi petani cabai. - Harian Jogja/Yosef Leon

Advertisement

Harianjogja.com, KULONPROGO—Lahan seluas 100 hektare di pesisir Kulonprogo akan mendapat subsidi dari Kementerian Pertanian pada 2024. Subsidi itu diberikan kepada petani agar menanam cabai lebih maksimal lagi guna memenuhi kebutuhan cabai nasional.

Sebelumnya, sepanjang tahun ini Kementerian Pertanian sudah memberikan subsidi ke 70 hektare lahan pesisir Kulonprogo untuk menghasilkan cabai. Hasilnya cabai produksi tersebut didistribusikan luas di luar DIY untuk menekan kenaikan harga cabai.

Advertisement

Subsidi yang diberikan kepada petani pesisir Kulonprogo itu meliputi pupuk, benih hingga sarana pertanian lainnya. "Program ini disebut petani champions cabai, tidak semua daerah mendapatkannya. Di Kulonprogo dapat karena sudah terbukti produksi cabainya unggul," kata Kepala Bidang Pangan dan Penyuluhan Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulonprogo, Wazan Mudzakir, Selasa (26/12/2023).

Wazan menjelaskan subsidi tersebut setiap tahun akan ditambah mengingat kebutuhan cabai selalu meningkat. "Terutama kebutuhan cabai saat bukan musimnya, ini yang selalu jadi faktor harganya tinggi. Ke depan kawasan pesisir Kulonprogo ini akan terus digenjot produksi cabainya agar dapat memenuhi kebutuhan terutama saat bukan musim panen cabai," terangnya.

Meskipun program Kementerian Pertanian, jelas Wazan, DPP Kulonprogo selalu berkoordinasi dengan para petani penerima program champion cabai tersebut. "Tentu di lapangan kami selalu koordinasi, apa yang jadi tantangannya, apa yang perlu dievaluasi. Bahkan potensi produksi cabai ini juga kami tawarkan ke tingkat lain, terutama DIY agar juga bisa makin dikembangkan bersama," ujar dia.

BACA JUGA: Jelang Pergantian Tahun, Harga Beras, Cabai, Daging Ayam Mulai Turun

Sementara itu Ketua Champions Cabai Kulonprogo, Karman menyebut ada sembilan kelompok tani yang mengikuti program tersebut. "Satu kelompok tani sekitar 120 keluarga petani, total sekitar seribuan keluarga," ujarnya.

Total subsidi yang diberikan dalam program ini, sambung Karman, sebesar Rp11 juta per hektare. "Tetapi dalam bentuk pupuk, benih, dan sarana pertanian lainnya," ujarnya.

Karman menjelaskan produksi cabai di Kulonprogo sudah terbukti unggul di Indonesia. "Pada panen bersama Oktober lalu, di Kulonprogo ini produksinya terbesar padahal lahannya yang diberikan program hanya 70 hektar," ungkapnya.

Lahan yang digunakan para petani cabai di Kulonprogo tersebut meliputi Kapanewon Galur, Panjatan, dan Wates. "Total luas lahan potensial ini sebesar 450 hektar di Kulonprogo untuk tanam cabai, ke depan kami harap alokasi subsidinya makin diperluas agar dapat lebih banyak lagi produksinya. Terutama di Wates yang sudah mulai banyak yang menanam cabai sekarang," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Kecaman Keras Muncul Atas Aturan Hukuman Mati Israel

Kecaman Keras Muncul Atas Aturan Hukuman Mati Israel

News
| Sabtu, 04 April 2026, 20:17 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement