Laporan Dugaan Pelanggaran Hakim ke KY Naik pada Semester I 2026
Komisi Yudisial menerima 1.402 laporan perilaku hakim pada Semester I 2026, meningkat 10,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Cuaca ekstrem - ilustrasi/freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Menghadapi potensi cuaca ekstrem selama musim hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY menyiagakan sukarelawan tanggap bencana.
Kepala Pelaksana BPBD DIY Noviar Rahmad mengatakan relawan tersebar di 332 kelurahan atau desa tangguh bencana di lima kabupaten/kota di DIY.
"Masing-masing kelurahan ada 30 orang yang sudah diangkat sebagai relawan forum pengurangan risiko bencana. Ketika ada bencana mereka langsung siap siaga," kata Noviar, Jumat (5/1/2024).
Menurut dia, seluruh relawan di masing-masing desa telah diminta meningkatkan kesiagaan selama musim hujan hingga Februari 2024.
Sesuai perkiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), menurut dia, cuaca ekstrem seperti hujan lebat disertai petir serta angin kencang masih berpotensi terjadi selama musim hujan.
Saat muncul cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah DIY, menurut dia, relawan desa tangguh bencana telah menjalankan perannya sebagai garda terdepan penanganan dampak di wilayah masing-masing.
BACA JUGA: Lowongan Ratusan Ribu Calon ASN, Kini Pemerintah Rekrut Fresh Graduate
"Mereka melakukan penanganan pertama. Kemudian baru nanti ditangani kabupaten, setelah itu provinsi," ujar dia.
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD DIY Lilik Andi Aryanto menyebutkan 332 kelurahan atau desa tangguh bencana di DIY merupakan desa yang berada di zona rawan bencana.
Ratusan desa yang tersebar di Kabupaten Bantul, Kulon Progo, Sleman, Gunungkidul, dan Kota JOGJA itu memiliki potensi kerawanan bencana meliputi tsunami, gempa bumi, banjir, tanah longsor, angin puting beliung, serta erupsi Gunung Merapi.
Selain warganya diberikan pelatihan, menurut dia, di desa tersebut telah difasilitasi alat-alat seperti angkong, gergaji, serta perlengkapan penanganan dampak bencana lainnya.
"Kalau ada kejadian-kejadian skala kecil harapannya bisa diselesaikan di tingkat desa," kata dia.
Berdasarkan catatan BPBD DIY, cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda DIY, pada Rabu (3/1) dan Kamis (4/1), mengakibatkan pohon tumbang, rumah rusak, kerusakan jaringan telekomunikasi dan fasilitas umum lainnya di sejumlah titik wilayah di lima kabupaten/kota.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Komisi Yudisial menerima 1.402 laporan perilaku hakim pada Semester I 2026, meningkat 10,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Petani bawang merah lahan pasir di Bantul mulai panen raya. Namun harga jual anjlok hingga Rp15 ribu per kilogram akibat melimpahnya pasokan dari berbagai daera
Apple mencatat rekor penjualan iPhone pada kuartal III 2026, namun krisis pasokan chip memori membuat proyeksi pertumbuhan melambat dan saham perusahaan anjlok
Persaingan Grup A Piala Presiden 2026 memasuki laga penentuan. Arema FC memburu tiket semifinal saat menghadapi DPMM FC, sementara Persib Bandung membidik kemen
Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon lahirkan anak pertama, Segara Nadi Aksatama, pada 20 Juli 2026. Nama sarat makna, banjir ucapan selamat dari artis dan netize
Dinkes Bantul mengungkap paparan rokok dalam keluarga menjadi faktor terbesar penyebab stunting. Angka stunting turun menjadi 8,3 persen, namun tantangan masih