Tol Ruas Trihanggo Junction Sleman Ditarget Tuntas Agustus
Progres Tol Trihanggo–Junction Sleman telah mencapai 87 persen. Ramp On dan Ramp Off ditargetkan rampung pada Agustus 2026.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Pembentukan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di Sleman disebut sukses tekan kasus kekerasan anak di lingkungan sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Ery Widaryana mengungkapkan jika seluruh sekolah di Sleman dari jenjang PAUD, SD hingga SMP telah membentuk TPPK. Pembentukan TPPK memengaruhi rapor pendidikan bagi sekolah. Karenanya di 2023 semua sekolah di Sleman telah tuntas membentuk TPPK.
"Semua sekolah sudah membentuk. Timnya itu terus diunggah di web Kemendikbud. Karena kalau belum membentuk itu nanti kan di rapor pendidikannya kan jadi rendah," kata Ery, Selasa (9/1/2024).
Terbentuknya TPPK diharapkan dapat mencegah dan menangani kekerasan yang dilakukan kepada anak. Untuk jenjang TK, pembentukan tim bisa bergabung dengan sekolah terdekat
"Misalkan satu sekolah, dua sekolah atau tiga sekolah yang dalam lingkup dekat itu bisa membentuk satu tim saja untuk menangani itu bersama-sama," tegasnya.
Baca Juga
Patut Dicontoh! Sekolah Ini Maksimalkan Komite Khusus untuk Mencegah dan Menangani Kekerasan
Permendikbudristek PPKSP Hadirkan Rasa Aman dari Kekerasan
Ada 15 Siswa SD di Jogja Diduga Alami Pelecehan Seksual, Begini Kata Dinas Pendidikan
Sementara untuk jenjang SD dan SMP, TPPK harus dibentuk satu tim satu sekolah. Baik itu sekolah negeri maupun sekolah swasta.
Dampaknya, setelah ada TPPK di akhir 2023, Disdik Sleman kata Ery tidak mendapatkan laporan terjadinya kekerasan pada anak. "Kalau ada laporan, itu kasus-kasus yang lama dalam rangka penyelesaiannya," lanjutnya.
Lebih lanjut Ery mengungkapkan secara umum angka kekerasan anak pada 2023 cenderung tidak banyak bahkan menurun drastis. Beberapa kasus yang ada merupakan perkelahian antaranak, misalnya pada anak usia enam atau tujuh tahun yang dilaporkan berantem. Kejadian semacam ini kadang dilaporkan sebagai kekerasan.
"Itu lah kalau ada seperti itu TPPK bisa meluruskan supaya anak-anak tidak terlalu jauh di dalam mungkin bermain yang menyebabkan salah satu pihak dirugikan," ungkapnya.
Keberadaan TPPK di sekolah diharapkan Ery benar-benar bisa efektif untuk mengawasi, mencegah dan menangani kasus kekerasan anak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Progres Tol Trihanggo–Junction Sleman telah mencapai 87 persen. Ramp On dan Ramp Off ditargetkan rampung pada Agustus 2026.
Aldila Sutjiadi lolos ke perempat final WTA 500 DC Open 2026 bersama Erin Routliffe. Kalahkan Kenin/Potapova 2-0, siap hadapi wakil tuan rumah.
Paolo Maldini dan Leonardo mundur dari FIGC 16 hari setelah ditunjuk, akibat gagal menunjuk Andrea Pirlo sebagai pelatih timnas Italia.
Harga emas Antam di Pegadaian naik Rp10.000 per gram pada Selasa 28 Juli 2026. Emas 1 gram kini dijual Rp2.727.000 dengan buyback Rp2.426.000.
Thom Haye tampil gemilang dengan tiga assist saat Timnas Indonesia mengalahkan Kamboja 5-1 pada laga perdana Piala AFF 2026. Ia kini memimpin daftar top assist
China perketat ekspor teknologi AI dan semikonduktor, ikuti langkah AS. Kebijakan ini berpotensi mempengaruhi rantai pasok dan harga gadget di Indonesia