Update Kasus Daycare Jogja, Puluhan Anak Alami Gangguan Tumbuh Kembang
Dinkes Jogja temukan 30 anak daycare alami gangguan gizi dan tumbuh kembang. Penanganan terapi dan pemulihan sedang dilakukan.
Penerangan Jalan Umum - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL–Tahun 2024 Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul akan menambah 720 unit Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di 17 kapanewon. Jumlah tersebut terdiri dari 457 unit di jalan desa, dan 263 unit di jalan kabupaten.
“Kami prioritaskan untuk jalan kabupaten yang kepadatan lalu lintasnya tinggi, tetapi sasaran penerangan jalannya minim,” ujar Kepala Dishub Bantul, Singgih Riyadi di kantornya, Rabu (10/1/2024).
Dia menyampaikan saat ini LPJU existing ada sekitar 9.500 unit, sementara jumlah LPJU ideal mencapai sekitar 14.000 unit, sehingga masih kekurangan sekitar 4.500 unit.
Dia menyampaikan pengadaan LPJU di jalan kabupaten diantaranya di Jalur Cinomati. Di Jalur Cinomati akan ada penambahan 3 unit LPJU. Dia menyampaikan Jalur Cinomati sebagian merupakan jalan provinsi dan sebagian lainnya merupakan jalan kabupaten, sehingga pengadaan LPJU akan dilakukan sesuai kewenangan masing-masing.
“Jalan Cinomati sebagian jalan kabupaten dan ada jalan provinsi di atas. Iya [penambahan LPJU di Jalan Kabupaten]. Kita juga bisa penambahan di Jalan Provinsi tetapi izin dulu, pemberitahuan ke Pemprov,” imbuhnya.
Baca Juga
Jadi Jalan Penghubung Objek Wisata, LPJU di Jalan Imogiri-Dlingo Masih Minim
Lampu Penerangan Jalan di Gunungkidul Dihitung Ulang, Ternyata untuk Kepentingan Aset
Tahun Ini ada Penambahan Ratusan LPJU yang Dipasang di Jalan Gunungkidul
Selain itu menurut dia ada beberapa jalan provinsi di wilayah Bantul yang pengadaan aset LPJU masih dilakukan Pemkab Bantul atau menggunakan APBD Bantul, di antaranya Jalan Imogiri Barat, Jalan Imogiri Timur dan Jalan Parangtritis.
Dia menyampaikan pengadaan LPJU di Jalan Imogiri Barat, tepatnya perempatan Sudimoro ke Pasar Barongan, dilakukan karena ruas jalan tersebut dinilai masih minim penerangan. Menurutnya tahun lalu telah dipasang LPJU dari APBD DIY dan Bantul, tetapi masih kurang sehingga jalan tersebut termasuk jalan prioritas pemberian LPJU tahun ini.
Sementara untuk Jalan Parangtritis menurutnya akan dilakukan penggantian LPJU konvensional ke LED. Menurut dia penggantian LPJU kali ini merupakan kelanjutan program efisiensi energi dan kelanjutan yang telah dimulai sejak 2016.
Menurut Singgih, setiap tahun Pemda DIY menawarkan sekitar 20-50 unit LPJU untuk dipasang pada jalan provinsi di Kabupaten Bantul. Sementara menurut dia, pemasangan LPJU di jalan nasional menjadi kewenangan BPTD Kelas III DIY.
Dia menyampaikan pada 2023 ada APBD murni untuk pengadaan 1.003 unit LPJU, sementara pada APBD perubahan tambahan 352 unit PJU, sehingga total ada 1.355 unit LPJU yang tersebar pada 17 kapanewon.
Sementara pada 2024 menurut Singgih pengadaan 702 titik LPJU akan dialokasikan dengan APBD Bantul sekitar Rp.9 miliar. Pengadaan LPJU tahun 2024 tersebut diperkirakan akan mulai dilakukan pada Triwulan ke II/2024, atau sekitar April-Juni 2024.
Sebelum dilakukan penambahan LPJU menurutnya akan dilakukan perencanaan DED LPJU terlebih dahulu sekitar dua bulan, kemudian proses review DED sekitar satu bulan.
Sementara menurut dia Dishub Bantul juga akan merawat sejumlah LPJU yang ada. Beberapa LPJU konvensional yang telah terpasang, apabila rusak dan tidak dapat diperbaiki maka akan dipasang LPJU LED. “Tetapi sampai saat ini di Jalan Parangtritis ada penggantian lampu dari konvensional ke LED. Tahun ini minimal 150 titik kita ganti, dari perempatan Druwo ke selatan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Jogja temukan 30 anak daycare alami gangguan gizi dan tumbuh kembang. Penanganan terapi dan pemulihan sedang dilakukan.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan