Advertisement

Peringati Aksi 100 Hari Genosida Israel di Gaza, Massa Aksi Tumpah Ruah di Nol KM Jogja

Yosef Leon
Sabtu, 13 Januari 2024 - 09:17 WIB
Abdul Hamied Razak
Peringati Aksi 100 Hari Genosida Israel di Gaza, Massa Aksi Tumpah Ruah di Nol KM Jogja Suasana aksi damai memperingati 100 hari berlangsungnya pembantaian Israel terhadap Palestina. Unjuk rasa yang digelar Sabtu (13/1 - 2024) pagi di Nol KM Jogja itu diikuti oleh segenap elemen masyarakat di wilayah DIY. (Email)

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Ratusan massa tumpah ruah di kawasan Nol KM Jogja menggelar aksi damai memperingati 100 hari berlangsungnya pembantaian Israel terhadap Palestina. Unjuk rasa yang digelar Sabtu (13/1/2024) pagi itu diikuti oleh segenap elemen masyarakat di wilayah DIY. 

Massa aksi telah memadati kawasan Nol KM Jogja sejak pukul 06.00 WIB. Dengan membawa atribut bendera Palestina mereka berorasi dengan mengajak masyarakat untuk terus memberikan dukungan kemanusiaan kepada masyarakat Palestina. Selain itu juga menyerukan untuk terus memboikot produk-produk yang terafiliasi dengan Israel. 

Advertisement

BACA JUGA: WHO Sebut Kondisi Pengungsi Gaza Memprihatinkan

Perwakilan aksi Ustadz Ridwan Hamidi mengatakan, genosida yang terjadi di Gaza telah berlangsung selama 100 hari lamanya. Tentu ini bukan merupakan waktu yang sebentar. Data Kemenkes Palestina di jalur Gaza pada Rabu (10/1/2024) mengumumkan sedikitnya 23.210 orang telah syahid di jalur Gaza. 

"Jumlah itu terdiri dari 10.000 anak-anak, 7.000 wanita, 326 tenaga medis, 45 personil tim SAR dan 112 jurnalis. Sedangkan korban luka-luka lebih dari 59.100 orang. 70% korban adalah anak-anak dan wanita," ujarnya. 

Menurut Ustadz Ridwan, genosida yang terus berlanjut di Gaza semakin diperparah oleh sejumlah faktor, termasuk sistem kesehatan yang rapuh, akses terbatas terhadap kebutuhan dasar dan dampak merusak dari konflik terakhir. 

"Populasi sipil, terutama anak-anak dan kelompok rentan menanggung beban berat krisis ini dengan akses terhadap makanan, air bersih dan perawatan medis semakin sulit ditemukan," katanya. 

Ustadz Ridwan menambahkan, situasi di Gaza telah mencapai titik kritis dengan bukti yang menunjukkan upaya sistematis dan sengaja untuk menghancurkan seluruh populasi. Lingkup dan skala kekejaman tersebut menuntut intervensi segera dari komunitas global untuk mengakhiri genosida yang sedang terjadi.

BACA JUGA: Indonesia Kutuk Pernyataan Menteri Israel Soal Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

"Dalam situasi yang sangat serius ini, kami sebagai bangsa Indonesia dan masyarakat Jogja mengutuk keras kekejaman zionis Israel. Kami menuntut agar pengadilan Internasional bisa turut berperan agar keadilan bisa segera ditegakkan," katanya. 

Perwakilan aksi lainnya Sofyan Setyodarmawan menyebut, keadilan harus terus hidup karena tindakan Israel di Gaza termasuk kategori genosida karena dimaksudkan untuk menghancurkan sebagian besar kelompok nasional, ras, dan etnis Palestina.

"Menyikapi genosida yang terjadi di Gaza, kami segenap masyarakat di Jogja menggelar aksi 100 hari genosida Israel di Gaza. Aksi ini bertujuan untuk memupuk rasa empati bangsa Indonesia khususnya masyarakat Jogja terhadap seluruh masyarakat yang ada di Palestina," ungkpanya. 

Dalam aksi ini, kata Sofyan, pihaknya menuntut kepada dunia internasional agar segera bertindak menyikapi genosida yang sedang terjadi. Adapun tuntutan-tuntutan yang disuarakan pihaknya yakni menuntut untuk adanya penghentian tindakan keji dan brutal yang dilakukan oleh zionis Israel serta menuntut kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar melucuti senjata Israel.

"Kami juga menuntut kepada Pengadilan Internasional untuk segera mengadili Israel sebagai penjahat kemanusiaan dan mendukung penuh Pengadilan Internasional atau Mahkamah Internasional untuk mengadili Israel atas genosida yang telah dilakukan di Palestina," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Momen Haru di Bandara Saat Presiden Tenangkan Keluarga Prajurit

Momen Haru di Bandara Saat Presiden Tenangkan Keluarga Prajurit

News
| Sabtu, 04 April 2026, 20:57 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement