Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Salah satu karyawan UPT Logam Kota Jogja tengah mengoperasionalkan mesin produksi, beberapa waktu lalu./ist Humas Pomkot Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—UPT Logam Kota Jogja terus berupaya mendukung industri kecil menengah (IKM) logam aluminium untuk memenuhi kebutuhan pasar. Salah satunya dilakukan dengan merancang desain yang mampu dikerjakan IKM logam.
Kepala UPT Logam Kota Jogja, Nafiul Minan, mengatakan sejak akhir 2023 hingga awal 2024 ini UPT Logam Kota Jogja banyak menerima permintaan untuk membuat part atau komponen untuk mensubstitusi komponen yang sebelumnya diimpor dari luar negeri.
“Cara mudahnya mereka [IKM] datang ke UPT logam, karena kami punya kemampuan perancangan. Misalnya gambar kami bisa break down prosesnya ini. Perancangan sebenarnya jadi kekuatan UPT logam Kota Yogyakarta dibandingkan UPT logam lain,” ujarnya, Sabtu (13/1/2024).
Ia menegaskan perancang atau desainer di UPT Logam Kota Jogja berperan untuk memastikan desain inovasi rancangan yang dibuat tidak terlalu jauh dari kemampuan dasar IKM logam. Jangan sampai desain yang dibuat tidak bisa dikerjakan oleh IKM. “Jadi memastikan desain harus bisa dimanufaktur di IKM. Tantangannya sekarang di situ,” katanya.
Upaya penggalian kreasi pada SDM desain di UPT Logam Kota Jogja sudah dimulai sejak lama. Kemampuan desain yang dulunya hanya sebatas manufaktur atau industri bisa berkembang ke desain seni atau artisan.
BACA JUGA: Ditangkap di Jember, Pelaku Ancam Tembak Anies Baswedan Berumur 23 Tahun
Salah satu desainer UPT Logam Kota Jogja, Hari Kurniawan, pernah meraih juara 2 Indonesia Fashion and Craft Awards (IFCA) 2023 yang diadakan Kementerian Perindustrian RI. Dalam kompetisi itu Hari yang berkolaborasi dengan IKM membuat desain nampan aluminium yang dihiasi dengan motif tembaga buatan tangan atau handmade.
“Produk yang saya ajukan adalah produk tray atau nampan aluminium. Sampel desain dibuat di sentra aluminium di Umbulharjo terus dikolaborasikan dengan IKM kerajinan perak di Kotagede untuk menambah sentuhan handmade agar produk menjadi tidak mudah diplagiat,” kata Hari.
Menurutnya, dengan desain tersebut bisa menambah nilai dari produk aluminium sehingga harga jualnya lebih meningkat karena ada unsur seni handmade. “Setelah ini saya akan tetap membuat desain produk-produk yang lain. Tetapi tetap konsepnya kolaborasi dengan IKM agar bisa menambah value produk,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.
SPP-TDLN mulai memungut PPN transaksi digital luar negeri sejak 25 September 2026 dengan melibatkan perbankan dan fintech.
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
Pemerintah masih menunggu usulan DPR soal presidential threshold dalam revisi UU Pemilu sebelum menentukan sikap terkait aturan pencalonan presiden.
UGM menyiapkan penonaktifan sementara 10 mahasiswa terduga pelaku KBGO di Fakultas Teknik selama 1,5 bulan.