Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Salah satu karyawan UPT Logam Kota Jogja tengah mengoperasionalkan mesin produksi, beberapa waktu lalu./ist Humas Pomkot Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—UPT Logam Kota Jogja terus berupaya mendukung industri kecil menengah (IKM) logam aluminium untuk memenuhi kebutuhan pasar. Salah satunya dilakukan dengan merancang desain yang mampu dikerjakan IKM logam.
Kepala UPT Logam Kota Jogja, Nafiul Minan, mengatakan sejak akhir 2023 hingga awal 2024 ini UPT Logam Kota Jogja banyak menerima permintaan untuk membuat part atau komponen untuk mensubstitusi komponen yang sebelumnya diimpor dari luar negeri.
“Cara mudahnya mereka [IKM] datang ke UPT logam, karena kami punya kemampuan perancangan. Misalnya gambar kami bisa break down prosesnya ini. Perancangan sebenarnya jadi kekuatan UPT logam Kota Yogyakarta dibandingkan UPT logam lain,” ujarnya, Sabtu (13/1/2024).
Ia menegaskan perancang atau desainer di UPT Logam Kota Jogja berperan untuk memastikan desain inovasi rancangan yang dibuat tidak terlalu jauh dari kemampuan dasar IKM logam. Jangan sampai desain yang dibuat tidak bisa dikerjakan oleh IKM. “Jadi memastikan desain harus bisa dimanufaktur di IKM. Tantangannya sekarang di situ,” katanya.
Upaya penggalian kreasi pada SDM desain di UPT Logam Kota Jogja sudah dimulai sejak lama. Kemampuan desain yang dulunya hanya sebatas manufaktur atau industri bisa berkembang ke desain seni atau artisan.
BACA JUGA: Ditangkap di Jember, Pelaku Ancam Tembak Anies Baswedan Berumur 23 Tahun
Salah satu desainer UPT Logam Kota Jogja, Hari Kurniawan, pernah meraih juara 2 Indonesia Fashion and Craft Awards (IFCA) 2023 yang diadakan Kementerian Perindustrian RI. Dalam kompetisi itu Hari yang berkolaborasi dengan IKM membuat desain nampan aluminium yang dihiasi dengan motif tembaga buatan tangan atau handmade.
“Produk yang saya ajukan adalah produk tray atau nampan aluminium. Sampel desain dibuat di sentra aluminium di Umbulharjo terus dikolaborasikan dengan IKM kerajinan perak di Kotagede untuk menambah sentuhan handmade agar produk menjadi tidak mudah diplagiat,” kata Hari.
Menurutnya, dengan desain tersebut bisa menambah nilai dari produk aluminium sehingga harga jualnya lebih meningkat karena ada unsur seni handmade. “Setelah ini saya akan tetap membuat desain produk-produk yang lain. Tetapi tetap konsepnya kolaborasi dengan IKM agar bisa menambah value produk,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA 17 Mei 2026. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
BMKG memprakirakan cuaca DIY hari ini didominasi berawan dan udara kabur, sementara Sleman berpotensi diguyur hujan ringan.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Menteri PPPA menyebut paparan judi online terhadap 200 ribu anak menjadi ancaman serius bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.