Dana Darurat Gunungkidul Rp8,6 Miliar Utuh, Baru Terpakai Rp459 Juta
Pemkab Gunungkidul menyiapkan dana darurat Rp8,64 miliar pada 2026. Hingga awal Juli, baru Rp459 juta digunakan untuk bencana dan kebutuhan mendesak.
Ilustrasi penggarapan Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 Trihanggo-Junction Sleman Sleman./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Penanaman Modal Pelayanaan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sleman mencatat sepanjang 2023, investasi yang masuk ke Bumi Sembada mencapai Rp3,64 triliun. Jumlah ini diklaim naik 271% dibandingkan capaian 2022.
Sekretaris DPMPTSP Sleman, Triana Wahyuningsih mengatakan pertumbuhan investasi di Sleman semakin baik. Hal ini terlihat dari angka yang masuk dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan.
Sebagai gambaran di 2022, jumlah investasi yang masuk sebesar Rp1.128.000.000.000. Setahun berikutnya angkanya melonjak sangat signifikan menjadi Rp3.647.904.060.000. “Terus meningkat dan lonjakanya di 2023 mencapai 271persen dibandingkan dengan angka investasi pada 2022,” kata Triana, Selasa (30/1/2024).
Dia menjelaskan, investasi yang masuk terdiri dari penanaman modal asing sebanyak Rp235.248.960.000. Adapun penanaman modal dalam negeri senilai Rp3.412.655.100.000.
Menurut Triana, moncernya iklim investasi di Sleman tak lepas adanya proyek strategis nasional pembangunan jalan tol Jogja-Solo maupun Jogja-Bawen. Berdasarkan data, sektor penyumbang terbesar berasal dari transportasi Gudang dan telekomunikasi.
BACA JUGA: Sekda Sleman: Investasi Bertumbuh Diikuti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal Meningkat
Selain itu, juga ada dari sektor hotel dan restoran hingga jasa lainnya serta perdagangan dan reparasi. “Kami berharap investasi di Sleman bisa terus ditingkatkan setiap tahunnya. Untuk 2024, kami targetkan penambahan invetasi sebesar Rp1,2 triliun,” ungkapnya.
Triana menambahkan, investasi yang masuk tidak hanya mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Pasalnya, juga membuka sektor lapangan kerja baru.
Ia mencatat dari investasi tersebut menyerap tenaga kerja sebanyak 8.157 orang. Rinciannya, sebanyak 1.018 merupakan tenaga kerja asing dan tenaga kerja dalam negeri sebanyak 7.139 pekerja. “Sama seperti investasi yang masuk, untuk tenaga kerja penyerapannya juga masih didominasi dari dalam negeri,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan dana darurat Rp8,64 miliar pada 2026. Hingga awal Juli, baru Rp459 juta digunakan untuk bencana dan kebutuhan mendesak.
NPD World Tour akan digelar di 12 lokasi pada 23–26 Juli 2025 dan disiarkan langsung selama 72 jam. NPD juga menyiapkan lagu baru usai tur.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY menilai upaya penyelamatan dan pendayagunaan arsip keistimewaan perlu diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor.
Kelurahan Kadipaten menggelar pelatihan pemanfaatan lahan pekarangan untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga dan mendorong pertanian perkotaan.
PT Astra International Tbk (Astra) terus memperkuat pengembangan Desa Sejahtera Astra Sumba Timur sebagai sentra pelestarian Tenun Ikat khas Sumba
BMKG melaporkan fenomena haze menyelimuti Pulau Lombok. Jarak pandang sempat turun hingga 1 kilometer, sementara empat daerah di NTB berstatus waspada kekeringa