Advertisement
Kabar Gembira! Uang Transport Pelantikan KPPS Kulonprogo Mulai Dibagikan
Ilustrasi pemilu / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Polemik uang transportasi pelantikan Kelompok Penyelanggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kulonprogo mulai menemukan titik terang. Pasalnya mulai awal pekan ini, uang transport untuk ribuan anggota KPPS di Bumi Menoreh mulai dibagikan.
Sekretaris KPU Kulonprogo, Widi Purnama mengatakan uang transport untuk KPPS telah diberikan kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) awal pekan ini. "Kemarin sudah kami berikan semuanya. Semua sudah kami serahkan secara hierarkis dari KPU ke PPK kemudian ke Panitia Pemungutan Suara [PPS], PPS ke KPPS," kata Widi, Selasa (30/1/2024).
Advertisement
Adapun nominal uang transport yang akan diterima KPPS yakni sebesar Rp50.000 per orang. Di Kulonprogo tercatat ada 9.114 KPPS yang tersebar di 1.302 TPS. Bila dikalkulasikan, total uang transport pelantikan yang dikucurkan untuk KPPS di Kulonprogo setidaknya mencapai lebih dari Rp455 juta.
Kepada PPK dan PPS, KPU Kulonprogo menginstruksikan agar uang transport tersebut segera disalurkan. "Saya minta segera dibagikan, hari ini saya minta segera dibagikan," ungkapnya.
Sejatinya dalam pelantikan KPPS, tidak ada anggaran untuk uang transport. Widi menjelaskan keputusan adanya uang transport ini bersifat hirarkis. Ketika ada instruksi untuk memberikan uang transport, maka KPU Kulonprogo pun menyalurkannya.
Penyaluran uang transport pada pelantikan ini sekaligus membuat adanya revisi anggaran. "Harapannya 15 hari, dua pekan [menjelang Pemilu] semuanya kondusif. Meramaikan pesta demokrasi, hajat negara ini,"
Berdasarkan pantauan Widi, beberapa wilayah telah tuntas dalam menyalurkan uang transport ini. Hanya saja ada sejumlah wilayah yang belum 100 persen dalam penyaluran uang transport lantaran yang bersangkutan belum bisa hadir untuk mengambil.
Sebelumnya, sejumlah dukuh (kepala dusun) mendatangi Kantor KPU Kulonprogo pada pekan lalu untuk meminta penjelasan perihal anggaran konsumsi dan uang transport saat pelantikan KPPS.
Ketua Paguyuban Dukuh se-Kulonprogo Madukoro, Risdiyanto Dwi Atmojo menerima sambatan atau curhatan dari sejumlah Dukuh yang menjadi KPPS. Laporan itu berkaitan dengan kesejahteraan KPPS saat pelantikan.
BACA JUGA: Uang Transportasi Pelantikan KPPS di KPU Sleman Senilai Rp1,2 Miliar Segera Cair
Saat pelantikan sejumlah KPPS menyoroti ikhwal tidak adanya uang transport. Padahal Risdiyanto mengungkapkan banyak KPPS merupakan buruh harian lepas yang rela meninggalkan pekerjaannya untuk pelantikan.
"Itu tidak ada uang transport. Padahal KPPS itu, warga sebagian adalah buruh harian lepas. Di mana mereka izin untuk kerja, ada yang jaga toko dan lain sebagainya, tentunya kalau untuk harian tentunya meraka akan berkurang untuk hasilnya," tuturnya.
Ketiadaan uang transport ini dinilai Risdiyanto akan mempengaruhi pendapatan bagi para KPPS yang meninggalkan pekerjaannya. Karenanya Risdiyanto datang ke kantor KPU bersama sejumlah Dukuh untuk menyampaikan keresahan ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Petani Diminta Siap Hadapi Kekeringan, Kementan Siapkan 80 Ribu Pompa
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement






