Libur Lebaran Restoran di Kulonprogo Sempat Penuh, Tak Seramai Tahun Lalu
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Ilustrasi wisata pantai Gunungkidul.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kunjungan wisatawan di Gunungkidul selama musim hujan diperkirakan menurun, Hal itu lantaran sebagian besar objek wisata di Bumi Handayani adalah berbasis alam.
Selain penurunan kunjungan wisatawan, Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul juga mengimbau peningkatan keamanan objek wisata selama musim hujan kali ini.
Berdasarkan data Dispar Gunungkidul, selama Januari ini terdapat 248.743 wisatawan yang berkunjung. "Kunjungan tertinggi awal Januari lalu karena momen Tahun Baru. Semakin ke sini semakin menurun apalagi musim hujan dan sempat ada cuaca ekstrem juga," kata Subkoordinator Objek dan Daya Tarik Wisata Dispar Gunungkidul, Aris Sugiantoro, Rabu (31/1/2024).
Kondisi cuaca dengan intensitas hujan tinggi itu, menurut Aris, diperkirakan menyebabkan kunjungan wisatawan menurun. "Karena wisata di sini didominasi alam, maka wajar saja menurun. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pengelola objek wisata terutama seperti di Pindul, Kalisuci, dan Air Terjun Sri Gethuk untuk lebih berhati-hati," ujar dia.
BACA JUGA: Wisata Puncak Soko Gunung, Menikmati Keindahan Alam Wonogiri dari Ketinggian
Aris menyebut wisata berbasis sungai di Bumi Handayani kemungkinan akan menutup kunjungan jika kondisi tidak bisa dikendalikan. "Keselamatan wisatawan yang utama, jadi jika tidak memungkinkan maka lebih baik ditutup, kami tak ingin ada kejadian tak diinginkan misalnya kecelakaan seperti itu," ujarnya.
Dispar Gunungkidul, kata Aris, juga sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak, terutama Satlinmas di pesisir selatan untuk menjaga keamanan wisata pantai. "Koordinasi sudah kami lakukan, kami imbau juga kepada wisatawan untuk berhati-hati dan mematuhi arahan petugas yang ada, untuk keamanan dan kenyamanan bersama," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
IHSG hari ini ditutup amblas 3,54% ke level 6.094,94. Investor panik merespons rencana aturan eksportir tunggal BUMN di bawah PT Danantara.
Kurs rupiah hari ini ditutup melemah ke Rp17.667 per dolar AS imbas sinyal kenaikan suku bunga The Fed dan penutupan Selat Hormuz akibat perang.
Polres Temanggung tangkap penimbun Pertalite berinisial SS di Parakan. Pelaku modifikasi tangki Hyundai Atos dan gunakan banyak barcode palsu.
Penjualan hewan kurban di Bantul jelang Iduladha tidak merata, sebagian naik tajam, sebagian turun meski harga meningkat.
Nilai Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Jawa Tengah pada 2025 mencapai 86,72 atau mengalami peningakatan 0,88 dibandingkan tahun sebelumnya.