Jelang Iduladha, Permintaan Kambing di Bantul Diprediksi Meningkat
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Suasana TPS 04 yang berlokasi di SDN Vidya Qasana Jalan Tentara Pelajar No.23, Bumijo, Jetis, Kota Jogja yang mengusung pakaian adat Nusantara, Rabu (14/2/2024) Yosef Leon/Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Beragam cara digunakan masyarakat untuk memeriahkan pesta demokrasi yang diperingati setiap lima tahun sekali. Pada 2024 Pemilu yang digelar Rabu (14/2/2024) disambut antusiasme oleh warga dengan ide unik dan kreatif di masing-masing TPS.
Seperti di TPS 04 yang berlokasi di SDN Vidya Qasana Jalan Tentara Pelajar No.23, Bumijo, Jetis, Kota Jogja. Petugas KPPS di tempat itu memakai pakaian adat Nusantara saat melayani para pemilih yang menggunakan hak suaranya di Pemilu 2024.
BACA JUGA: Ini Pesan Mahfud Md Usai Nyoblos di TPS 106 Sambilegi Lor
Ketua KPPS TPS 04 Sugito mengatakan, ide penggunaan pakaian adat itu muncul lantaran pihaknya ingin tampil beda di Pemilu kali ini. Menurutnya, Pemilu merupakan gelaran besar yang harus disambut meriah. Pihaknya sengaja memilih pakaian adat Nusantara untuk mengekspresikan bahwa Pemilu adalah persatuan dalam perbedaan.
"Namanya pesta, kemudian kita beragam suku dan budaya makanya kita berekspresi untuk membuat kenangan bahwa kita mencintai seluruh budaya yang ada di Indonesia termasuk adatnya," kata Sugito.
Sejak di meja registrasi warga sudah disambut dengan petugas yang memakai baju adat daerah. Ada yang memakai baju adat Maluku, Padang, Jogja, Jawa Tengah, Papua dan juga baju adat Batak.
Menurut Sugito, ciri khas yang diusung pihaknya di TPS tersebut juga ingin memberitahukan pesan kepada masyarakat luas bahwasanya Pemilu hanya alat untuk memilih pemimpin lima tahun ke depan. Perbedaan pilihan yang ada jangan sampai memecah belah persatuan.
"Pesan kita supaya lebih mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini dengan berbagai macam suku, adat, bahasa dan lainnya sesuai dengan semboyan kita Bhineka Tunggal Ika. Walaupun beda pilihan tetapi kita tetap satu NKRI," pungkasnya.
BACA JUGA: TPS UNIK, KPPS Ledok Pereng Maguwoharjo Gunakan Pakaian Tari Badui
Rini salah seorang pemilih pemula warga setempat mengaku terkesan dengan konsep unik yang diusung TPS 04 Bumijo, Jetis tersebut. Menurutnya hadirnya ide-ide unik di setiap TPS patut diapresiasi lantaran petugas KPPS ingin mewujudkan sesuatu yang beda di Pemilu 2024 ini.
"Konsep yang unik ini juga bisa mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dan datang ke TPS untuk mencoblos," kata Rini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Menkeu Purbaya memastikan pembiayaan MBG dan pengadaan alutsista tetap aman dengan defisit APBN dijaga di bawah 3 persen.
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta kembali menggelar EduCareer Connect 2026 bertajuk “From Campus to Career: Connecting Education, Opportunities
Penataan sempadan Sungai Lowanu Jogja dipercepat untuk mencegah longsor sekaligus mendukung wisata kuliner yang aman.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.