BYD M6 Tes Jalan di Bantul, MPV Listrik Tembus 530 Km
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Ilustrasi tersengat listrik/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL—Seorang pria asal Dusun Krajan, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, Bantul, berinisial JM, dilaporkan meninggal dunia tersengat listrik saat sedang bekerja, Minggu (18/2/2024).
Kabar tersebut dibenarkan oleh kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana. Ia mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu korban bersama Heru sedang bersih-bersih halaman rumah milik Supriyanto di Dusun Babakan.
Korban saat itu membersihkan halaman rumah saksi dengan memotong dahan pohon. "Ketika korban memotong dahan pohon yang dekat dengan kabel listrik ada ranting yang mengenai kabel listrik dan tiba-tiba korban tersengat listrik dan tidak lama kemudian korban meninggal dunia," kata Jeffry.
Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke polisia. Mendapat laporan itu, tim Inafis Polres bantul, bersama Polsek Srandakan, tim medis
Dari hasil pemeriksaan medis dari Puskesmas Srandakan menyatakan bahwa korban meninggal dunia akibat sengatan listrik dengan ditemukan luka bakar akibat sengatan listrik di telapak tangan sebelah kiri, tumit kaki kanan, jari kaki kiri dan dipunggung korban.
"Atas kejadian tersebut keluarga sudah menerima dan mengiklaskan atas musibah tersebut, selanjutnya korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan," ujar Jeffry.
Kejadian warga mendambah daftar warga yang meninggal karena tersengat listrik. Sebelumnya pada periode Januari0-Februari 2024 juga ada empat warga meninggal karena tersengat listrik di Bantul.
BACA JUGA: Empat Orang Meninggal Dunia karena Tersengat Listrik di Bantul
Jeffry mengimbau warga masyarakat untuk mengutamakan keselamatan dengan berhati-hati saatbekerja dekat dengan instalasi listrik agar tidak terjadi kecelakaan yang diakibatkan oleh hubungan aliran listrik.
Warga juga diimbau tidak menebang pohon, bambu, atau tanaman lainnya yang dekat dengan jaringan listrik maupun mendirikan tiang antena TV, tiang telepon, parabola, pemancar alat telekomunikasi lainnya yang berdekatan dengan jaringan listrik.
"Lalu jangan membakar sampah di bawah jaringan listrik, bermain layang-layang, menerbangkan drone, melemparkan atau menyentuhkan benda ke sekitar jaringan listrik," kata dia.
Selain itu, hal yang harus dihindari lainnya adalah memasang reklame, spanduk, baliho yang berjarak kurang dari tiga meter dengan jaringan listrik atau pada tiang lisrik.
"Apabila ingin menggali tanah, hati-hati, pastikan situasi lingkungan sekitar aman dari kabel listrik, karena bisa jadi terdapat beberapa kabel listrik yang dipendam di tanah," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Hari Kanker Paru Sedunia, AstraZeneca mendorong penguatan navigasi pasien untuk mempercepat diagnosis, rujukan, dan pengobatan kanker paru.
Pieter Huistra menyebut progres PSS Sleman mencapai 70-75%. Fisik pemain 80%, sedangkan taktik 70-75% jelang Super League.
Vin Diesel mengungkap Fast Forever mulai syuting Desember 2026. Film utama ke-11 Fast & Furious ini dijadwalkan tayang Maret 2028.
Inklusi keuangan DIY mencapai 98,74 persen, peringkat kedua nasional. OJK masih fokus meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Kemenkes membangun rumah sakit lapangan di Ruteng untuk korban gempa. Fasilitas dilengkapi ruang operasi dan ditargetkan 100 tempat tidur.