Suluh Sumurup Art Festival 2026 Tegaskan Eksistensi Seniman Disabilitas Lewat Karya
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
Ketua Pembina Alpajuli TNI Angkatan Laut Laksamana TNI (Purn) Tedjo Edhy Pujiatno saat memberikan sambutan pada penyerahan weeding cup ke Museum Bahari Yogyakarta, Rabu (21/2/2024)./ Harian Jogja-Jumali
JOGJA—Paguyuban Alumni Perwira Tujuh Lima (Alpajuli) TNI Angkatan Laut menyerahkan wedding cup ke Museum Bahari Yogyakarta, Rabu (21/2/2024) pagi.
Penyerahan wedding cup ini bertujuan agar masyarakat tahu mengenai pembentukan karakter dan pendispilinan perwira TNI AL berasal dimulai dari keluarga.
Ketua Pembina Alpajuli TNI Angkatan Laut, Laksamana TNI (Purn) Tedjo Edhy Pujiatno mengatakan wedding cup adalah tradisi yang ada di TNI Angkatan Laut utamanya lulusan Akabri 1975.
Setiap lulusan yang menikah, kata dia, maka namanya akan diabadikan dan dicantumkan dalam wedding cup tersebut. Pencantuman nama di wedding cup itu pun hanya boleh satu kali per orang.
“Untuk penyerahan piala ini sendiri bertujuan agar tetap dilestarikan keberadaannya. Karena tidak mungkin piala ini kami gilir untuk disimpan. Untuk itu kami serahkan ke Museum Bahari Yogyakarta,” kata Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan periode 2014-2015 lalu itu.
Dengan diserahkannya wedding cup, mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) 2008-2009 tersebut berharap agar piala tersebut dirawat dan menjadi penambah koleksi di Museum Bahari Yogyakarta. “Agar keluarga tahu, jika ada tradisi wedding cup. Begitu juga masyarakat juga paham jika ada tradisi seperti ini,” ujar Tedjo.
Selain menyerahkan wedding cup, Tedjo juga mengakui jika acara tersebut juga digunakan oleh anggota Alpajuli untuk bereuni dan gathering. “Karena kami memang sudah sangat lama tidak berjumpa. Maka sekalian kami gelar gathering,” ucap Tedjo.
BACA JUGA: 42 Regu SMP dan SMA Ramaikan Lomba Cerdas Cermat Kemaritiman
Sementara itu, Pembina Museum Bahari Yogyakarta, Laksamana Muda (Purn) Yosaphat Didik Heru Purnomo berharap setelah wedding cup diserahkan dan disimpan di museum, tidak hanya akan menambah koleksi dari museum. Akan tetapi menjadi salah satu pengetahuan kepada pengunjung, jika pembentukan karakter dan kedisplinan para perwira TNI AL itu berawal dari keluarga.
“Apalagi weeding cup ini secara fisik terbuat dari baja tidak akan berkarat. Secara nonfisik ya harapan kita keluarga dari angkatan laut akan terus bersama,” ucap mantan Wakasal itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.
SPP-TDLN mulai memungut PPN transaksi digital luar negeri sejak 25 September 2026 dengan melibatkan perbankan dan fintech.
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.