Subsidi Energi Mau Diubah, Pakar UGM Ingatkan Risiko Ini
Pakar UGM menilai reformasi subsidi energi berbasis individu penting, namun berisiko menekan daya beli dan memicu inflasi.
Suasana evakuasi korban hanyut di Dam Gajah Ulo oleh Tim SAR Gabungan pada Senin (11/3/2024)./Istimewa -- Basarnas DIY
Harianjogja.com, SLEMAN—Pencarian anak yang diduga hanyut di Selokan Mataram, Sinduadi, Mlati berakhir. Korban ditemukan tak bernyawa di Dam Gajah Ulo pada Senin (11/3/2024) sore.
Humas Basarnas DIY, Pipit Eriyanto menerangkan korban berinisial DZS, 4, sebelumnya diduga hanyut pada Minggu (10/3/2024) sekitar pukul 16.47 WIB. Kala itu korban awalnya bermain di seputaran pos ronda.
"Tanpa diketahui oleh siapapun, si anak terus bersepeda hingga area selokan mataram yang berjarak 700 meter [dari titik awal]," ungkapnya pada Senin (11/3/2024).
Keberadaannya dilihat seorang warga pada pukul 16.47 WIB yang melihat adanya sepeda anak kecil dan sandal di sebelah selokan mataram. Mendapati temuan ini, warga mencoba mencari keberadaan pemilik sandal dan sepeda tersebut namun tidak tahu kemana perginya korban.
Segala upaya dilakukan Tim SAR gabungan untuk menemukan keberadaan korban. Di antaranya melakukan penyisiran dari lokasi kejadian hingga Sungai Code dengan jarak 600 meter. Penyisiran dari aliran masuk sungai code hingga Jembatan Sardjito Baru sepanjang 1,5 kilometer.
BACA JUGA: Jenazah Bocah Hanyut saat Mandi di Sungai Konteng Bantul Akhirnya Ditemukan
Tim bahkan melakukan penyelaman di Dam Gajah Ulo dan menerjunkan Drone Thermal dari jembatan Sardjito ke arah utara sejauh 300 meter dan ke arah selatan sejauh 200 meter. Rescue net pun turut sempat dipasang di beberapa titik.
Hasilnya pada pukul 15.10 WIB korban ditemukan dalam kondisi terapung di Dam Gajah Ulo. Korban pertama kali ditemukan oleh warga. "Korban terapung di Dam Gajah Ulo ke dua aliran kali code yang merupakan buangan dari selokan mataram dan di lihat oleh warga," ungkapnya.
Warga yang melihat sosok korban segera melapor ke Posko SAR Gabungan. Korban selanjutnya di evakuasi tim gabungan dan dibawa ke rumah duka.
"Warga melaporkan ke Posko Sar Gabungan. Tim SAR Gabungan langsung mengevakuasi korban dan langsung dibawa ke rumah duka," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pakar UGM menilai reformasi subsidi energi berbasis individu penting, namun berisiko menekan daya beli dan memicu inflasi.
Kecelakaan di Berbah, Sleman, menewaskan seorang pemotor setelah diduga kehilangan konsentrasi dan terpental ke jalur berlawanan.
Pendaki di Bukit Savana Dandaun, kaki Gunung Rinjani, meninggal dunia akibat hipotermia setelah dievakuasi tim SAR gabungan.
Jadwal tradisi Bulan Sura di Bantul 2026 menghadirkan Kirab Ngarak Siwur, Nguras Enceh Imogiri, hingga Merti Dusun Mangir.
Jadwal SIM Keliling Sleman Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, tanggal, jam layanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Minggu 5 Juli 2026 lengkap dengan jam keberangkatan, rute, dan tarif Rp12.000