Advertisement
DPKH Gunungkidul Memperluas Penanganan Antraks hingga Dua Padukuhan
Gejala Antraks - ilustrasi - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Gunungkidul menyampaikan penanganan antraks yang terjadi di Padukuhan Kayoman, Kalurahan Serut, Gedangsari, Gunungkidul diperluas sampai dengan Padukuhan Wangon.
Kepala DPKH Gunungkidul, Wibawanti Wulandari mengatakan penanganan antraks agar tidak menyebar dilakukan tidak hanya di Padukuhan Kayoman namun juga Wangon.
Advertisement
“Update terakhir kami telah memberikan antibiotik dan vitamin ke 238 sapi dan 522 kambing dan tiga domba sampai hari ini dan masih lanjut terus,” kata Wibawanti ditemui di Pemkab Gunungkidul, Kamis (14/3/2024).
BACA JUGA: Kabur Usai Membacok, Remaja di Sleman Malah Tewas Tabrakan
Wibawanti upaya komunikasi informasi dan edukasi (KIE) tingkat padukuhan juga telah lakukan menyasar 50 orang. Hari Kamis 14 Maret 2024, DPKH telah menjadi komunikasi dengan Kalurahan Serut untuk mengadakan KIE. Harapan DPKH, dengan mengajak tokoh masyarakat dan agama maka upaya KIE dapat lebih efektif.
Sekda Gunungkidul, Sri Suhartanta mengimbau agar masyarakat utamanya di Gunungkidul teliti atau cermat dalam membeli atau mengonsumsi daging.
“Masyarakat tidak perlu khawatir selama daging yang dimakan merupakan daging sehat,” kata Suhartanta.
Suhartanta juga menegaskan penanganan antraks telah dilakukan secara terorganisasi baik dengan DPKH maupun Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
Advertisement
Advertisement






