DIY Puncaki Indeks Demokrasi 2025, Skor Tembus 89,79
IDI DIY 2025 tertinggi nasional dengan skor 89,79. Demokrasi Yogyakarta dinilai inklusif, stabil, dan berkualitas.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Masih ingat kabar gegernya penemuan mayat perempuan dengan kondisi tubuh ada bekas luka dan memar di salah satu kamar indekos di Kotabaru, Jogja pada akhir Februari lalu? Kini, pelaku aksi sadis itu kabarnya berhasil diringkus polisi di daerah Jawa Barat. Pelaku merupakan penyewa kamar indekos tempat ditemukannya korban yang sudah tak bernyawa.
Kasi Humas Polresta Jogja, AKP Dwi Daryanto, membenarkan informasi penangkapan pelaku pembunuhan ini. Pelaku berhasil ditangkap di wilayah Jawa Barat. “Betul, infonya ditangkap di wilayah Jawa Barat,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (15/3/2024).
Pelaku ditangkap pada Rabu (13/3/2024). Adapun pelaku yang ditangkap ini merupakan penyewa kamar kos tempat ditemukannya korban, yakni seorang laki-laki berinisial H. “Ditangkap dua hari lalu, pelaku inisial H,” ungkapnya.
Seperti diketahui, pembunuhan ini terungkap setelah rekan kerja H mencari keberadaan H karena tidak masuk kerja beberapa hari. Ketika tiba di kos H, di jalan Krasak, Kotabaru, Gondokusuman, mereka mendapati bau menyengat dan setelah membuka pintu bersama pihak berwenang, ditemukan mayat seorang perempuan.
Korban tersebut diketahui berinisial FD, 23, warga Sleman. FD telah dilaporkan hilang pada 22 Februari lalu setelah pergi dari rumah dua hari sebelumnya. Adapun di TKP, polisi tidak menemukan handphone dan kendaraan korban, yang kemungkinan dibawa H.
Penyebab kematian FD sudah dipastikan akibat pembunuhan dengan menggunakan senjata tajam di leher yang memutus saluran pernapasannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IDI DIY 2025 tertinggi nasional dengan skor 89,79. Demokrasi Yogyakarta dinilai inklusif, stabil, dan berkualitas.
KM Mutiara Sentosa 2 terbakar di perairan utara Madura saat menuju Makassar. Basarnas mengevakuasi sekitar 250 penumpang, penyebab masih diselidiki.
Pesawat wisata Aerodiana jatuh di dekat Garis Nazca, Peru. Sebanyak 13 orang tewas dan penyebab kecelakaan masih diselidiki.
Sekolah Rakyat MA 20 Sleman memastikan PWA masih berstatus siswa dan membantah kabar kabur maupun putus sekolah usai kasus celurit.
Krisis migran di perbatasan Spanyol-Maroko menewaskan 67 orang. Gelombang penyeberangan massal diduga dipicu faktor politik dan diplomatik.
Petani di Kapanewon Semin mulai panen tembakau Grompol. Harga daun basah Rp4.500 per kilogram dan tetap dinilai menguntungkan.