Dinkes Sleman Dorong Raperda Kawasan Tanpa Rokok Masuk 2027
Dinkes Sleman rencanakan Raperda KTR masuk Prolegda 2027, atur ruang publik dan keseimbangan hak perokok serta nonperokok.
Foto ilustrasi. Aktivitas pariwisata di Kawasan Pantai Indrayanti di Kalurahan Tepus, Tepus beberapa waktu lalu. Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul mengatakan bahwa angka kunjungan di Bumi Handayani sejak awal bulan puasa atau tanggal 11 Maret 2024 sampai 17 Maret 2024 menyentuh angka 14.151 wisatawan. Angka kunjungan ini diprediksi akan semakin turun.
Sub Koordinator Objek dan Daya Tarik Wisata Dispar Gunungkidul, Aris Sugiantoro mengatakan angka kunjungan wisatawan di Bumi Handayani selama sepekan sejak awal bulan puasa menyentuh angka 14.151 wisatawan.
Menurut dia angka kunjungan tersebut akan menurun di pekan kedua bulan puasa. Pasalnya, pekan pertama angka kunjungan dapat lebih baik karena ada libur Nyepi dan cuti bersama bulan puasa. Katanya, angka kunjungan di bulan puasa paling banyak hanya 30% dibandingkan dengan bulan/hari-hari biasa. “Mungkin pekan ini angka kunjungan akan turun lagi karena tidak ada hari libur,” kata Aris dihubungi, Senin (18/3/2024).
BACA JUGA: Tinggal 2 Hari, Begini Hasil Modifikasi Cuaca BNPB di Semarang
Aris menambahkan bahwa dari kunjungan 14.151 wisatawan, pendapatan asli daerah (PAD) yang didapat Pemkab mencapai Rp139,9 juta.
Kepala Dispar Gunungkidul, Oneng Windu Wardana telah menyampaikan bahwa tren kunjungan wisatawan pada bulan puasa cenderung turun. Kenaikan baru akan terjadi lima hari sebelum libur Lebaran ketika pemudik mulai berdatangan.
Spending money di Gunungkidul pun tergolong rendah. Rata-rata pengeluaran wisatawan dalam satu hari hanya mencapai Rp242.832. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Gunungkidul, Sunyata mengatakan rata-rata pengeluaran wisatawan tersebut dipengaruhi oleh lama tinggal yang sebentar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Sleman rencanakan Raperda KTR masuk Prolegda 2027, atur ruang publik dan keseimbangan hak perokok serta nonperokok.
Praperadilan Roy Suryo menyoroti dugaan pelanggaran privasi saat penggeledahan dan penangkapan oleh penyidik Polda Metro Jaya.
Harga minyak dunia kembali naik setelah ketegangan AS-Iran memicu kekhawatiran terhadap pasokan minyak mentah dari Timur Tengah.
Pendapatan Gunungkidul 2025 mencapai Rp2,067 triliun. PAD melampaui target, namun DPRD masih memberi sejumlah catatan untuk belanja dan infrastruktur.
Bulog telah menyerap 3,24 juta ton setara beras hingga 29 Juni 2026 dan memastikan penyerapan gabah petani terus dilakukan sepanjang tahun.
Proyeksi rupiah hari ini diperkirakan melemah di tengah penantian data ekonomi AS dan rilis neraca perdagangan serta inflasi Indonesia.