Advertisement
Libur Lebaran, Pariwisata Gunungkidul Dipatok Hasilkan PAD Rp1,5 Miliar
Ilustrasi wisata Gua Pindul. - Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pendapatan asli daerah (PAD) Gunungkidul dari sektor wisata selama masa libur Lebaran ditarget mencapai Rp1,5 miliar dengan jumlah pengunjung mencapai 136.205 orang. Adapun, libur Lebaran itu dimulai pada Rabu-Senin (10-15/4).
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dispar Gunungkidul, Supriyanta mengatakan pengamanan kawasan dan jalan menuju kawasan wisata akan menggandeng pemangku kebijakan terkait serta pegawai Dispar Gunungkidul yang jumlah totalnya mencapai 267 orang.
Advertisement
Selain itu, Dispar juga akan terlibat dalam pendampingan kepada petugas pungut dari kalurahan untuk pemungutan retribusi pada dini hari hingga siang hari.
“Untuk kelancaran arus lalu lintas, Dinas Pariwisata beserta stakeholder terkait akan melaksanakan survei jalur wisata guna bahan untuk melakukan rekayasa lalu lintas,” kata Supriyanta dihubungi, Rabu (27/3/2024).
Supriyanta menambahkan perlu ada penambahan rambu di titik rawan serta rambu peringatan di pantai, lalu perlu juga koordinasi mengenai keberadaan Pak Ogah atau pengatur jalan ilegal di jalur wisata, laporan mengenai jalan rusak yang masuk ruas jalan propinsi, serta rekayasa lalu lintas di destinasi wisata Kawasan Watugupit.
Sementara itu, Kepala Dispar Gunungkidul, Oneng Windu Wardana mengatakan bahwa target kunjungan wisatawan 136.205 orang mengandaikan cuaca normal. Apabila hujan turun pun dalam curah yang ringan.
BACA JUGA: Target PAD Pariwisata Bantul 2023 Meleset, Begini Kata DPRD Bantul
Windu juga menyampaian bahwa 70% lebih pengunjung diprediksi akan memadati kawasan pantai. Meski menurut dia destinasi wisata khusus seperti Desa Wisata Nglanggeran akan ada lonjakan pengunjung namun masih belum dapat mengalahkan angka kunjungan di kawasan pantai.
Dispar masih akan melakukan rakor dengan pihak terkait utamanya mengenai rekayasa lalu lintas di beberapa kawasan wisata. Pasalnya, dalam rakor sebelumnya ada evaluasi mengenai kasus-kasus wisatawan yang menjadi korban kecelakaan ketika menggunakan kendaraan wisata.
“Nanti ada penempatan petugas dari Polres, Dishub, Pol PP untuk titik-titik tertentu yang rawan. Hasil evaluasi libur natal kemarin juga seperti itu [ada jalur rawan yang membahayakan wisatawan]. Kami berharap [kasus mobil Jip dari Bantul masuk jurang] tidak terjadi di Gunungkidul,” kata Windu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
May Day Rusuh, Fasilitas Publik Bandung Rusak, 6 Orang Jadi Tersangka
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement







