Sengketa Pengelolaan Hotel Elsotel Purwokerto Berakhir Damai
Sengketa kerja sama pengelolaan Hotel Elsotel Purwokerto berakhir damai melalui mediasi di Pengadilan Negeri Purwokerto.
Tebing Breksi - dok Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pariwisata (Dispar) DIY mengaku telah memetakan sejumlah destinasi wisata yang rawan selama bencana hidrometeorologi yang bertepatan dengan masa libur lebaran mendatang. Kabupaten kota dan juga pengelola destinasi diminta waspada lantaran periode April ini musim hujan masih akan berlangsung.
Plh Kepala Dispar DIY Anita Verawati mengatakan, dinas akan selalu mengabarkan pembaruan informasi cuaca kepada wisatawan selama libur lebaran nanti. Peringatan untuk mewaspadai destinasi tertentu juga diberikan agar tidak ada insiden yang tidak diinginkan selama masa liburan mendatang.
"Total destinasi kami itu ada 350-an destinasi. Sudah kami koordinasikan dan coba petakan juga terkait tempat yang rawan bencana," kata Vera, Selasa (2/4/2024).
BACA JUGA : Jalur dan Tarif Trans Jogja, Bisa Dipakai Keliling Wisata
Lebaran tahun ini diprediksi Jogja akan didatangi lebih banyak wisatawan dibandingkan tahun lalu. Sebab periode liburnya lebih panjang. Pada 2022 ada sebanyak 1,7 juta wisatawan yang berkunjung ke DIY pada libur lebaran dan pada 2023 turun menjadi 1,6 juta. Sementara pada tahun ini ditargetkan bisa mencapai 1,5-2 juta wisatawan.
"PR kami masih di length of stay dan spending money. Kalau secara jumlah Jogja sudah aman. Upaya yang kami buat ada beberapa paket wisata yang dimiliki travel agent maupun destinasi wisata, masif kami promosikan. Kami juga bikin semacam link yang akan dititipkan di hotel atau posko," ujarnya.
Sekarang lama kunjungan wisatawan domestik baru selama dua hari. Sementara untuk spending money Kemenhub RI menyebut setiap orang yang mudik akan membawa Rp3-5 juta uang dan diharapkan mereka bisa membelanjakan uang mereka sebanyak Rp2 juta saja selama berlibur di Jogja.
"Kalau mass tourism tetap tidak bisa ditinggalkan karena Jogja itu tetap favorit, buktinya bus besar selalu ada kalau libur. Namun tinggal kita bergerak ke quality tourism saja biar mereka tinggal lama kemudian spendingnya lebih besar," ujarnya.
BACA JUGA : Menikmati Wisata Hanya dari Atas Sepeda Motor
Selain itu, Dispar DIY juga telah mengeluarkan informasi event yang akan berlangsung selama bulan April nanti. Harapannya wisatawan akan tinggal lebih lama ketika ada agenda yang cukup menarik dan sayang dilewatkan selama libur lebaran nanti.
"Pusat informasi masing-masing kabupaten kota semua menyiapkan, kami ada dua di Malioboro dan bandara. Kota Jogja ada di sonobudoyo dan Malioboro, Sleman di Telogo Putri dan lainnya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sengketa kerja sama pengelolaan Hotel Elsotel Purwokerto berakhir damai melalui mediasi di Pengadilan Negeri Purwokerto.
Sensus Ekonomi 2026 di DIY telah mencapai 69%. BPS DIY memastikan data pelaku usaha aman dan tidak berkaitan dengan perpajakan.
Komisi Yudisial menerima 1.402 laporan perilaku hakim pada Semester I 2026, meningkat 10,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Produksi ikan nila di Sleman mencapai 15.370 ton pada semester I 2026. Budi daya nila di Kapanewon Minggir dilaporkan masih aman.
residen Prabowo Subianto memimpin akad massal KPR 62.000 rumah subsidi di Batang. Program ini melibatkan penerima rumah subsidi dari berbagai daerah melalui ske
VinFast membuka dealer motor listrik pertama di DIY dan menawarkan pilihan pembelian maupun sewa baterai bagi konsumen.