Advertisement
Viral ODGJ di Jalan Taman Siswa Jogja Meronta Saat Diamankan Satpol PP

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Satu orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang berkeliaran di daerah jalan Tamansiswa diamankan dan dibawa ke Camp Assessment Dinsos DIY, Kamis (4/4/2024). ODGJ tersebut sebelumnya beberapa kali menyerang warga yang beraktivitas.
Kejadian ini sempat terekam kamera warga yang mengunggahnya di media sosial dan mendapat banyak perhatian dari warganet. Di video tersebut terlihat seorang ODGJ meronta saat hendak diamankan di Jalan Tamansiswa.
Advertisement
Kepala Satpol PP Kota Jogja, Octo Noor Arafat, menjelaskan ODGJ tersebut saat ini sudah diamankan oleh petugas. “Sudah kami amankan dan kami rujuk ke Camp Assesment Dinas Sosial DIY untuk mendapatkan penanganan lanjut,” ujarnya.
BACA JUGA: Ada Tiga Jalur Rawan Kecelakaan di DIY, Bus Hanya Boleh Menanjak
Ia mengungkapkan dari informasi yang diterima, ODGJ tersebut sejak pagi berada di dekat SPBU n Sentul. “Kemudian berjalan dan mengganggu masyarakat dan jalan di tengah jalan. Identitas ODGJ tidak diketahui karena kondisi ODGJ sulit dimintai keterangan,” katanya.
Saat hendak ditertibkan oleh warga, ODGJ ini sempat menggigit pundak orang yang mendekatinya. Sebelum diamankan, ODGJ tersebut juga diketahui sedang mendekati driver ojek online dan mengganggunya.
“Kemudian mengetahui ada petugas Satpol PP lari dan berhasil diamankan di dekat lapas untuk kemudian dibawa ke camp assessment,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Indonesia Terkena Tarif 32 Persen Donald Trump, Bapans Dorong Peningkatan Produksi Pangan Dalam Negeri
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jumlah Kendaraan Keluar Jogja Meningkat di H+2 Lebaran, Tempel Jadi Perbatasan Paling Sibuk
- Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi Terjadi Hari Ini
- Lebaran, PMI DIY Imbau Warga Jangan Lupa Tetap Donor Darah Agar Stok Terjaga
- Antisipasi Gangguan Keamanan, Polisi Mengintensifkan Patroli Wisata di Bantul
- BPBD Bantul Imbau Warga Waspadai Potensi Bencana Akibat Cuaca Ekstrem hingga 4 April 2025
Advertisement
Advertisement