DPRD Gunungkidul Siapkan Perda Reklame, Bidik Optimalisasi PAD
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
Warga lansia - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Sedikitnya 2.570 lansia terlantar di Sleman mendapatkan bantuan uang tunai sebesar Rp200.000 per bulan. Selain untuk penanggulangan kemisikan, program juga bertujuan mewujudkan lansia sehat dan produktif di Bumi Sembada.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan, penanganan program terhadap lansia dilakukan secara sinergi dengan Pemerintah DIY. Pasalnya, selain program Jaminan Sosial Lanjut Usia (JSLU) dari Dinas Sosial DIY, pemkab juga menggelontorkan bansos untuk lansia, khususnya yang masuk kategori terlantar.
BACA JUGA: Bansos JSLU Sejahterakan Lansia dan Berdayakan Warung Sekitar
“Programnya sudah jalan dan total ada 2.570 lansia mendapatkan bantuan Rp200.000 per bulan,” katanya.
Menurut dia, program diberikan selama satu tahun penuh. Kegiatan ini diharapkan dapat mewujudkan lansia sehat dan produktif bisa terlaksana.
“Kami memiliki komitmen tinggi agar lansia bisa sehat mandiri aktif dan bermartabat. Ini juga menjadi bagian pengentasan kemiskinan di Sleman,” ungkapnya.
Disinggung mengenai program JSLU dari Pemerintah DIY, di Sleman ada sekitar 2.000an lansia yang mendapatkan bantuan berupa sembako, sayuran dan buah-buah senilai Rp300.000 per bulan.
“Penyalurannya melalui 122 Warung Lansia Yogyakarta [Waluyo] yang tersebar di Sleman,” katanya.
BACA JUGA: Tahun Depan, Pemkab Bantul Siapkan Jadup untuk 1.186 Lansia Prasejahtera
Sebelumnya, Gubernur DIY, Sri Sultan HB X mengatakan, penurunan angka kemiskinan ekstrem sebagai sebuah tanda kemajuan yang tidak terpisahkan dari kontribusi dari para lansia.
Program JSLU merupakan bukti komitmen pemerintah untuk memastikan, bahwa mereka tidak hanya mendapatkan penghormatan, tetapi juga perlindungan dan dukungan yang dibutuhkan.
“Ini diberikan kepada lansia yang tidak mendapatkan bantuan seperti PKH sehingga tidak ada tumpag tindih bantuan,” katanya saat meluncurkan program JSLU di Kalurahan Wukirsari, Cangkringan, Rabu (3/4/2024).
Meski dihadapkan pada tantangan penurunan fisik dan mental sebagai siklus alamiah kehidupan, Sultan menilai kaum lansia harus dirawat sehingga tetap produktif dan berkontribusi di masyarakat. Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang No 13/1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia, dengan tujuan agar dapat menikmati hidup yang layak dan bermartabat.
“Namun kenyataan seringkali menunjukkan banyak dari generasi terhormat ini [lansia] menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasarnya. kalau sudah tidak berdaya maka harus dibantu dan harapannya bisa diberikan seumur hidup,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.