25 SSB Ramaikan Liga Anak Sleman, Kompetisi Berakhir Januari 2027
Sebanyak 25 SSB mengikuti Liga Anak Sleman 2026 untuk kelompok U-10 dan U-12. Kompetisi berlangsung hingga sekitar 10 Januari 2027.
Tangkapan layar saat Salat Id di Tamanan Bantul, Rabu (10/4/2024).- Instagram
Harianjogja.com, BANTUL--Khotbah Salat Idulfitri di Lapangan Tamanan, Banguntapan, pada Rabu (10/4/2024) menjadi viral di media sosial karena berbau politik.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bantul, Ahmad Sidqi, menjelaskan dari penelusurannya, khotib yang memberi khotbah tersebut adalah Untung Cahyono, salah seorang dosen perguruan tinggi swasta.
Ahmad juga mengakui bahwa di tengah Untung Cahyono memberikan khotbah, ada sebagian jemaah yang meninggalkan lapangan setelah menyimak isi khotbah.
"Sebagian jemaah pergi meninggalkan lapangan setelah menyimak isi materi khotbah yang mengaitkan salah satu ayat Al-Qur'an yang dengan kecurangan pada Pemilihan Umum 2024," katanya.
Ahmad Sidqi menjelaskan berdasarkan informasi KUA Tamanan yang berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas Tamanan yang berada di lokasi Salat Id, isi khotbah memang menyinggung dugaan kecurangan pemilu oleh berbagai pihak.
Ia menjelaskan kejadian tersebut terjadi lantaran Ketua Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Tamanan tidak membicarakan mengenai materi khotbah ketika berkoordinasi dengan khotib.
"Sewaktu [Ketua PHBI Tamanan] memohon ustaz [Untung Cahyono] menjadi khotib, mereka tidak membicarakan mengenai materi khotbah," ujarnya.
Ahmad menyatakan tidak ada gejolak yang lebih besar. Ahmad berupaya agar kejadian yang sama tidak terulang kembali.
BACA JUGA: Materi Khotbah Berbau Politik, Jemaah Salat Id di Tamanan Bantul Bubar
"Panitia berjanji untuk lebih berhati-hati sehingga tidak terulang di waktu lain," katanya.
Ahmad menambahkan Kemenag Bantul telah menyosialisasikan kepada masyakat terkait dengan panduan penyelenggaraan Idulfitri sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran (SE) Menteri Agama (Menag) No.1/2024. Sesuai poin pertama panduan tersebut, Kantor Kemenag Bantul mengimbau agar umat Islam melaksanakan Idulfitri sesuai dengan syariat Islam dan menjunjung tinggi nilai toleransi.
"Selain itu dalam panduan tersebut jelas disebutkan dalam poin kelima terkait dengan imbauan materi khotbah Idulfitri 1445 H," katanya.
Dalam panduan tersebut, materi khotbah disampaikan dengan menjunjung tinggi ukhuwah islamiah, mengutamakan nilai-nilai toleransi.
"Materi khotbah juga harus menjunjung persatuan dan kesatuan bangsa serta tidak bermuatan politik praktis sesuai dengan SE Menag No.9/20023 tentang Pedoman Ceramah Keagamaan," ungkapnya.
Selain itu dia berharap agar khotbah berpedoman pada regulasi SE Menag No.9/2023.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 25 SSB mengikuti Liga Anak Sleman 2026 untuk kelompok U-10 dan U-12. Kompetisi berlangsung hingga sekitar 10 Januari 2027.
Cek jadwal perpanjangan SIM Kulonprogo 23 Oktober 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal Satpas 1450, SIMENOR, SIM Keliling, dan syaratnya.
Jadwal KA Bandara YIA 23 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya.
Yusaku Yamadera ingin mendapat menit bermain reguler di PSIM Jogja. Ia juga menilai tim perlu mencari solusi menghadapi persaingan Super League.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul 23 Oktober 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jam keberangkatannya.
PSS Sleman kalah 1-2 dari Persik Kediri. Pieter Huistra menyoroti kesalahan pertahanan, keputusan wasit, dan perkembangan permainan tim.