47 SPPG di Kota Jogja Operasional, MBG Bidik Kelompok 3B
Sebanyak 47 SPPG di Kota Jogja telah beroperasi dan bersertifikasi SLHS. Pemkot mendorong pengawasan serta perluasan sasaran MBG.
Untung Cahyono (tengah), khatib Salat Idulfitri di Tamanan, Bantul, yang viral karena dalam khotbahnya menuduh ada kecurangan di Pemilu 2024 meminta maaf, Sabtu (13/4/2024)./Harian Jogja-Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, BANTUL—Untung Cahyono, khatib Salat Idulfitri di Tamanan, Bantul, yang viral karena dalam khotbahnya menuduh ada kecurangan di Pemilu 2024 meminta maaf.
Untung jadi perbincangan di dunia maya pada libur Lebaran kali ini lantaran khotbahnya saat Salat Id membuat jemaah bubar. Untung menyebut ada kecurangan di Pemilu 2024. Dia juga menyinggung nama Presiden Joko Widodo.
BACA JUGA: UAD Nyatakan Penceramah di Tamanan Untung Cahyono Tak Lagi Mengajar sejak 2022
Untung lantas meminta maaf kepada publik dan berkomunikasi dengan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Tamanan serta perangkat daerah untuk menyelesaikan masalah itu.
"Karena sudah seperti ini, kami memohon maaf telah membuat warga mungkin terganggu dengan pandangan kami," katanya di Bantul, Sabtu (13/4/2024).
Untung akan berusaha berhati-hati saat berbicara di depan forum yang besar.
"Saya harus lebih dewasa, harus lebih berhati-hati, khususnya ketika berbicara di depan forum yang bisa jadi sangat berbeda. Apalagi di depan jemaah yang besar, karena kita tidak tahu persepsi masing-masing orang," katanya.
BACA JUGA: Khotbah Salat Idulfitri di Tamanan Berbau Politik, Begini Penjelasan Kemenag Bantul
"Ini Salat Idulfitri, sehingga jemaahnya tidak hanya tingkat RT, tetapi kalurahan, bahkan bisa warga dari kalurahan lain," ujarnya. "Kalau [khotbahnya] tidak ada yang menyoal berarti tidak ada masalah. Kalau ada yang menyoal bisa jadi sedikit atau banyak ada masalah."
Teks khotbah Salat Idulfitri yang dia bacakan di Tamanan telah dipersiapkannya jauh-jauh hari sebelumnya. Menurutnya, sebagai seorang muslim dia harus mengkritik kekeliruan karena Islam mengajarkan pemeluknya untuk saling mengingatkan satu sama lain.
"Dalam konteks mengingatkan, memang tidak ada batasannya. Siapa pun yang perlu diingatkan harus diingatkan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 47 SPPG di Kota Jogja telah beroperasi dan bersertifikasi SLHS. Pemkot mendorong pengawasan serta perluasan sasaran MBG.
Nathan Tjoe-A-On tampil penuh 90 menit saat Willem II menahan AZ Alkmaar 1-1 pada pekan keenam Liga Belanda.
Loket Pajak Kendaraan hadir di Teras Malioboro Beskalan, Sabtu 12 September 2026. Cek jam layanan dan syarat perpanjangan STNK tahunan.
Gempa M5,9 di Kepulauan Seribu terasa hingga Jogja. Daryono menjelaskan penyebab, karakter gempa dalam, dan potensi gempa susulan.
Gempa M5,9 di barat laut Jakarta terasa hingga Jogja pada Sabtu dini hari. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
Polisi menetapkan pemuda 22 tahun sebagai tersangka setelah anak 13 tahun ditemukan di rental PS Banyumanik usai berpindah empat hari.