Advertisement
Dinilai Transparan, PMI Sleman Pertahankan Opini WTP 9 Kali Beruntun
Ketua PMI Sleman Sunartono (kiri) sat menerima hasil audit berkaitan dengan pengelolaan keuangan dan aset di 2023 di Kantor PMI Sleman. Senin (22/4 - 2024). Ist
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—PMI Sleman mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam hal pengelolaan keuangan dan aset yang dimiliki. Predikat ini sudah diterima sejak 2015 lalu dan berlangsung hingga sekarang.
Ketua PMI Sleman, Sunartono mengatakan, sebagai Lembaga sosial, PMI tidak hanya bergerak di bidang kemanusiaan seperti menjaga kebutuhan stok dara atau memberikan bantuan pada saat terjadi bencana alam. Namun, dalam menjalankan tugasnya ada tanggjung jawab dalam pengelolaan keuangan ke public.
Advertisement
BACA JUGA: Info Stok Darah Jogja Hari Ini, Senin 22 April 2024
Oleh karenanya, setiap tahun dilakukan audit oleh kantor akuntan publik yang telah ditunjuk. Hasil audit tentang pengelolaan keuangan dan aset di 2023 telah dikeluarkan dan PMI Sleman berhasil mempertahankan predikat WTP karena dinilai transparan dan akuntabel dalam penggunaan.
“Pengelolaan keuangan yang kami lakukan murni untuk pelayanan public. Kami tidak pernah mengambil keuntungan dari setiap kegiatan yang dijalakan,” katanya.
Sunartono menambahkan, predikat ini bisa menjadi motiviasi dalam memberikan pelayanan yang terbaik ke Masyarakat. Salah satunya adalah untuk memastikan stok kebutuhan darah di PMI mencukupi sehingga tidak lagi terjadi krisis.
“Saat puasa hampir tidak ada yang donor sehingga berpengaruh terhadap stok yang dimilik. Tapi, kami berusaha dengna menggalakkan donor secara massal agar stoknya dapat segera normal secepatnya,” katanya.
Auditor Akuntan Publik, R Gati Reditya Saputra mengatakan, sebagai organisasi non profit, maka ada kewajiban dari PMI untuk memberikan informasi ke publik. Salah satunya menyangkut dengan penggunaan anggaran dan aset yang dimiliki.
BACA JUGA: Pengerahan ASN Dukung Prabowo-Gibran Tak Cukup Bukti, Berikut Putusan MK
Menurut dia, proses audit di PMI Sleman sudah dilakukan sejak akhir tahun lalu. Adapun hasilnya tidak diketemukan risiko besar dalam pengelolaan yang dijalankan di tahun lalu.
“Berdasarkan hasil dari audit, maka PMI Sleman mendapatkan predikat wajar tanpa pengecualian,” katanya.
Ia menjelaskan, proses audit yang dilakukan tidak dengan sembarangan. Pasalnya, sudah ada pedoman atau standarisasi yang digunakan oleh akuntan di Indonesia.
“Sudah ada pedomannya dan itu yang menjadi dasar saat proses audit berlangsung. Hasilnya, tidak ada yang mencurigkan sehingga opini WTP dapat dipertahankan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement








