Advertisement
Potensi Pendapatan Asli Kalurahan, 9 Pasar Desa di Kulonprogo Dikelola BumDes
Ilustrasi pasar desa - Harian Jogja - Alfi Annissa Karin
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sebanyak sembilan pasar desa di Bumi Binangun sudah dikelola BumDes di masing-masing kalurahannya. Total ada 31 pasar desa yang ada di Kulonprogo yang sejauh ini semuanya berpotensi meningkatkan pendapatan asli kalurahan.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kulonprogo, Jazil Ambar Was’an mencontohkan Pasar Sentolo yang dapat memberikan kontribusi pendapatan kalurahannya sebesar Rp224 juta. Selain itu ada juga Pasar Punjul yang menyumbang Rp100 juta untuk Kalurahan Srikayangan, Kapanewon Sentolo.
Advertisement
Jazil menjelaskan potensi pendapatan asli kalurahan dari pasar desa ini perlu ditingkatkan lagi. "Peningkatannya dapat dilakukan dengan berbagai cara, yang jelas perlu partisipasi aktif perangkat kalurahan hingga masyarakat," katanya.
Salah satu cara jitu menggali potensi pasar desa di Bumi Binangun, jelas Jazil, adalah mengelolakannya ke BumDes. "Sebagian besar masih dikelola oleh kalurahan sendiri atau komunitas, padahal kalau dikelola BumDes akan lebih baik dengan manajerial yang tertata," jelasnya.
Baca Juga
Pos Indonesia-Kemendes PDTT Kerja Sama Perkuat BUMDes
Berdiri sejak November 2019, TPS3R Go-Sari Kini Mampu Kelola Sampah hingga Zero Waste
BUMDes di Kulonprogo Manfaatkan Tanah Kas Desa untuk Rest Area
Melalui BumDes, pengelolaan pasar desa juga dapat mendapat program bantuan dari berbagai sumber. "Seperti kami sedang mengupayakan bantuan BumDes ke kementerian terkait, ada juga sumber-sumber lain jika memang pengelolaan pasar desanya sudah mumpuni," ujarnya.
Selain meningkatkan perolehan pendapatan asli kalurahan, menurut Jazil, potensi pasar desa juga dapat meningkatkan perekonomian wilayah. "Perekonomian jadi lebih meningkat karena nanti sirkulasi uang akan berputar di wilayah tersebut, ini juga mesti digali lebih dalam lagi sehingga masyarakat desa dapat terus berkembang," ungkapnya.
Jazil menyebut dinasnya juga terus berkoordinasi dengan seluruh kalurahan di Bumi Binangun agar dapat terus mengembangkan pasar desa. "Kami melakukan pendataan, lalu memfasilitasi apa saja yang diperlukan sarana prasarananya agar pasar desa dapat berkembang karena di tiap kalurahan kebutuhannya beragam," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement






