PSM Vs Persib Jadi Penentuan Puncak Liga 1 2026
Persib Bandung menghadapi PSM Makassar dengan kondisi pincang setelah Bojan Hodak dan tiga pemain utama dipastikan absen.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, BANTUL—DPC PDIP Bantul resmi menutup pendaftaran bakal calon (balon) bupati dan wakil bupati Bantul pada Pilkada 2024, Senin (29/4/2024) petang.
Hingga detik terakhir pengembalian formulir balon bupati dan wakil bupati Bantul, yakni pukul 18.00 WIB, hanya ada tiga balon yang mengembalikan formulir. Ketiganya masing-masingadalah Abdul Halim Muslih dan Joko Purnomo yang tercatat mendaftar sebagai calon bupati Bantul. Sedangkan Amin Purnama (advokat dan mantan pasangan Sri Muslimatun pada Pilkada Sleman 2020) mendaftar sebagai wakil bupati Bantul.
Untuk Amin, selain mendaftar sebagai balon wakil bupati lewat PDIP Bantul, mantan pembela LBH Yogyakarta itu juga mendaftar sebagai balon wakil bupati lewat DPD II Golkar Bantul. Sedangkan Abdul Halim Muslih, tidak hanya mendaftar sebagai balon bupati melalui PDIP Bantul, tetapi juga mendaftar sebagai balon bupati melalui DPDII Golkar Bantul.
Sekretaris tim penjaringan balon bupati dan wakil bupati Bantul, DPC PDIP Bantul, Rajut Sukasworo, mengungkapkan, balon yang kali pertama mengembalikan formulir adalah Joko Purnomo, yakni pada Sabtu (27/4/2024).
Sedangkan Abdul Halim Muslih memilih mengembalikan formulir pada Senin (29/4/2024) siang yang diwakilkan oleh Pengurus DPC PKB Bantul Muhammad Syafikudin dan Muslim Fidia Atmaja. "Sedangkan untuk pak Amin Purnama, ini tadi siang datang mengambil formulir dan tadi sudah mengembalikan formulir beserta berkasnya. Pak Amin mendaftar sebagai calon wakil bupati Bantul," kata Rajut.
BACA JUGA: PKB Bantul Buka Penjaringan Pilkada 2024 Pekan Depan
Sementara untuk dua orang yang mengambil formulir, yakni Aryunadi dan Bejo WTP, lanjut Rajut, sampai detik terakhir tidak mengembalikan formulir. Adapun berkas yang dikembalikan oleh Abdul Halim Muslih, Joko Purnomo dan Amin Purnama adalah berupa formulir pendaftaran dan sejumlah data diri dari ketiga balon tersebut. "Artinya mereka tidak mendaftar, karena kan tidak mengembalikan formulir. Sehabis ini kami langsung rapat pleno dan Selasa [30/4/2024], datanya kami harus sudah kami kirim ke DPP," lanjut Rajut.
Lebih lanjut Rajut mengungkapkan, jika saat ini ketertarikan para kandidat mendaftar jadi balon pada Pilkada Bantul 2024 sepi peminat. Ia menduga kondisi Pemilu 2024, menjadi salah satu alasan, kenapa banyak kandidat enggan mendaftar. "Sepi peminat, karena pemilu kemarin sudah capek semua. Memang kondisinya seperti itu, jadi tidak ada yang tertarik," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemenag menggelar sidang isbat penetapan awal Zulhijah 1447 H malam ini. Iduladha 2026 diperkirakan jatuh pada 27 Mei.
Waspada Wangiri Fraud, modus missed call internasional yang bisa menguras pulsa dan membuat tagihan telepon membengkak.
Jepang, Uzbekistan, China, dan Australia lolos ke semifinal Piala Asia U-17 2026 usai melewati laga dramatis di perempat final
PSIM Jogja menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung malam ini. Tim tamu datang dengan tekanan besar dari ancaman degradasi.
OpenAI mewajibkan pengguna ChatGPT di Mac memperbarui aplikasi sebelum 12 Juni 2026 usai insiden keamanan siber internal.