Mendukbangga: Jangan Biarkan Meja Makan Sunyi karena Gawai
Peringatan Harganas 2026, Mendukbangga mengajak keluarga mengurangi ketergantungan gawai, menghidupkan meja makan, dan memperkuat peran ayah.
Keerja Sama Pemkab Kulonprogo dan Angkasa Pura (AP) 1./ Humas Pemkab Kulonprogo
Harianjogja.com, KULONPROGO - Pemerintah Kabupaten Kulonprogo bersama PT Angkasa Pura I menandatangani nota kesepahaman tentang kerja sama peningkatan daya saing dan potensi di wilayah ini sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
General Manager PT Angkasa Pura I Ruly Artha mengatakan adanya peraturan terbaru dari Kementerian Perhubungan, mengenai status baru Bandara Solo dan Semarang dari status internasional menjadi domestik menjadi salah satu peluang positif bagi Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport.
“Saat ini yang menjadi bandara internasional untuk area Jawa khususnya, adalah YIA dan Surabaya. Jadi ini menjadi salah satu peluang yang cukup luar biasa yang mungkin bisa kita untuk semakin semangat mengembangkan trafik yang ada di bandara dan juga mengembangkan DIY pada umumnya, dan khususnya adalah Kulonprogo," kata Ruly, Senin (29/4/2024)
Ia berharap adanya kolaborasi dan sinergi untuk mengoptimalkan peran serta Kulonprogo dalam pengembangan daya saing dan potensi daerah. Salah satunya adalah bergabungnya Kulonprogo di pintu kedatangan tamu, tourism information center agar dapat menampilkan dan menunjukkan potensi-potensi yang dimiliki oleh Kulon Progo secara langsung kepada khalayak luas baik tamu domestik maupun internasional.
“Kami melihat perlu juga kolaborasi, bahwasanya di pintu kedatangan itu kami ada tourism information center. Mungkin itu dalam waktu dekat bisa dikolaborasikan dengan Kulonprogo untuk bisa aktif bergabung di situ. Untuk jika terdapat informasi dari warga negara asing mungkin bisa kita optimalisasikan," kata Ruly.
BACA JUGA: Bandara YIA Kulonprogo Borong 5 Penghargaan Internasional
Penjabat Bupati Kulonprogo Ni Made Dwipanti Indrayanti menyampaikan bahwa keberadaan Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA) yang merupakan salah satu bandara internasional di pulau Jawa, merupakan peluang bagi Kulonprogo. Namun juga menjadi tantangan besar bagi Kulonprogo sehingga harus diikuti juga dengan pelayanan yang semakin baik.
“Ini tantangan berat juga bagi kita semua, khususnya kami di Kulonprogo ini. Bagaimana kemudian privillege yang diberikan kepada Kulonprogo, khususnya keberadaan Bandara YIA ini harus kemudian ditanggapi dengan effort yang besar juga, untuk kemudian meningkatkan dari sisi kualitas layanan," katanya.
Ia berharap keberadaan Bandara YIA ini memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Kulon Progo.
“Harapan besar kami keberadaan Bandara Internasional Yogyakarta ini akan memberikan kemanfaatan yang luar biasa bagi Kulon Progo, khususnya masyarakat Kulonprogo. Baik dari sisi sumber daya manusia maupun dari sisi perekonomiannya," kata Ni Made.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Peringatan Harganas 2026, Mendukbangga mengajak keluarga mengurangi ketergantungan gawai, menghidupkan meja makan, dan memperkuat peran ayah.
Rekomendasi HP RAM 16GB terbaik 2026 untuk gaming, fotografi, dan multitasking dari OPPO, Samsung, OnePlus, Xiaomi, hingga Infinix.
SPMB SMPN Kulonprogo 2026 masih menyisakan 593 kursi kosong di 17 sekolah menjelang penutupan jalur domisili wilayah.
Belanda vs Maroko di babak 32 besar Piala Dunia 2026 diprediksi berlangsung ketat dengan duel taktik total football dan pertahanan solid.
Nvidia dan Firmus bangun pusat AI raksasa di Batam dengan 170 ribu GPU, menjadikan Indonesia hub komputasi AI Asia Pasifik.
Kebiasaan mengeluh berlebihan bisa berdampak pada hubungan sosial dan kesehatan mental menurut psikologi modern.