Advertisement
Pemkot Jogja Terapkan E-Manajemen Karir Jogja Unggul
Sekretaris Daerah Kota Jogja, Aman Yuriadijaya, memberi sambutan dalam Kick Off E-Manajemen Karier Jogja Unggul di Hotel Khas Tugu, Selasa (28/5/2024). - ist Pemkot Jogja
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Pemmkot Jogja menerapkan E-Manajemen Karir Jogja Unggul sebagai sistem manajemen talenta yang terintegrasi dalam aplikasi Jogja Smart Service (JSS). Aplikasi ini diharapkan dapat mendukung pembangunan ASN yang kuat dan memastikan program pembangunan dan pelayanan publik berjalan lebih optimal.
Penggunaan E-Manajemen Karir Jogja Unggul ini merupakan bagian dari tindak lanjut dan pengembangan atas diraihnya apresiasi Sistem Manajemen Talenta Pemkot Jogja dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), dengan capaian indeks meritokrasi 332,5 atau masuk dalam kategori sangat baik.
Advertisement
Sekretaris Daerah Kota Jogja, Aman Yuriadijaya, mengatakan prestasi yang telah dicapai menjadi modal dasar untuk semakin memperkuat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Jogja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
BACA JUGA:
“Tentu saja dengan sistem pengembangan karier atau proses manajemen kepegawaian yang sudah sesuai dengan standar nasional ini, menjadi dasar bagaimana membangun ASN yang kuat dan memastikan program pembangunan dan pelayanan publik berjalan lebih optimal,” katanya dalam Kick Off E-Manajemen Karier Jogja Unggul di Hotel Khas Tugu, Selasa (28/5/2024).
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Jogja, Dedi Budiono menjelaskan, menuturkan E-Manajemen Karier Jogja Unggul merupakan sistem terintegrasi berbagai platform di aplikasi JSS, yang dapat memperlihatkan gambaran talenta seluruh pegawai sehingga dapat dilakukan pengelolaan SDM yang tepat sesuai kebutuhan individu dan organisasi.
“Pemkot Jogja menjadi yang ke-14 di Indonesia yang menerapkan sistem manajemen talenta. E-Manajemen Karier Jogja Unggul hadir menjadi decision support system, yang di dalamnya memuat dan memotret bagaimana pertemuan antara koordinat sumbu X yang terdiri dari kualifikasi pendidikan, kompetensi, dan potensi ASN, dengan sumbu Y yang terdiri dari hasil penilaian kinerja, disiplin, dan aspek perilaku,” paparnya.
Dari situ didapatkan ASN unggul yang akan menempati jabatan tertentu sesuai dengan kualifikasi, kompetensi, potensi dan kinerja yang dibutuhkan, lanjut Dedi. “Dengan harapan seiring berjalannya waktu juga akan terus beradaptasi atas perkembangan zaman yang terjadi, melalui evaluasi secara berkelanjutan,” kata dia.
Komisioner KASN Pengawasan Bidang Penerapan Sistem Merit Wilayah 1, Sri Hadiati Wara Kustriani, mengatakan penilaian sistem merit menghadirkan sejumlah manfaat. Selain terhadap kepastian karier para ASN, ini juga terhubung dengan beberapa indeks, seperti reformasi birokrasi.
“Melalui manajemen talenta dan sistem merit akan menciptakan kepastian karier ASN yang proporsional dan berkeadian. Dengan demikian, tujuan pembangunan bidang SDM dapat mewujudkan ASN yang profesional, berintegritas, netral dan berkinerja tinggi,” ujarnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Tabrakan Maut di Sedayu Bantul, 3 Remaja Tewas
- Hari Ini, Sal Priadi CS Manggung di Lapangan Pancasila UGM
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- WFH Jumat untuk ASN Sleman Mulai Digodok, Layanan Publik Tetap Jalan
- Jumat Agung, Tablo Salib di Gereja Pugeran Jogja Dihidupkan Anak Muda
Advertisement
Advertisement







