Panen Tembakau Dimulai, Petani Semin Nikmati Hasil Musim Kemarau
Petani di Kapanewon Semin mulai panen tembakau Grompol. Harga daun basah Rp4.500 per kilogram dan tetap dinilai menguntungkan.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo (IST)
Harianjogja.com, SLEMAN—Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengajak Masyarakat untuk lebih peduli berkaitan dengan Kesehatan jiwa. Sejumlah kegiatan telah dipersiapkan guna mendukung pelaksanaan program tersebut.
“Masalah kesehatan jiwa memerlukan perhatian serius,” kata Kustini saat membuka Workshop Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarkat (TPKJM) di Hotel Prima SR, Selasa (28/5/2024).
Dia menjelaskan, pelaksanaan workshop sebagai upaya meningkatkan kesadaran Masyarakat untuk memperkuat dukungan sosial serta lebih peduli terhadap Kesehatan jiwa. Guna menyukseskan program ini, maka TPKJM diminta unutk terus meningkatkan sistem pelayanan Kesehatan jiwa berbasis Masyarakat.
“Harapannya layanan Kesehatan jiwa bisa diberikan secara merata,” katanya.
Meski demikian, keberhasilan program tidak melulu bertumpu pada TPKJM. Pasalnya, juga dibutuhkan sinergitas dan kolaborasi antar stakeholder sehingga dapat mewudujkan program tersebut secara maksimal.
“Upaya preventif harus terus digalakkan. Tentunya, program ini juga membutuhkan partisipasi aktif dari Masyarakat,” kata Kustini.
Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Cahya Purnama mengatakan, masalah kesehatan jiwa membutuhkan penanganan yang serius. Oleh karena itu, pihaknya telah menyiapkan sejumlah program untuk menangani persoalan ini.
“Peran dari TPKJM akan dioptimalkan. Tapi, juga butuh peran dari berbagai pihak hingga program dapat berjalan secara maksimal,” katanya.
Menurut dia, kolaborasi ini menjadi kunci. Salah satunya untuk mengoptimalkan literasi Kesehatan jiwa di Masyarakat. “Upaya jemput bola akan dilakukan untuk bahwa Kesehatan jiwa perlu peran dari Masyarakat serta optimalisasi peran dari tenaga medis,” katanya.
Cahya mengungkapkan, program yang dipersiapkan untuk menunjang kegiatan ini di antaranya desa siaga sehat jiwa hingga sekolah sehat jiwa. Diharapkan dengan langkah-langkah yang telah dipersiapkan, maka kesadaran serta penanganan Kesehatan jiwa di Masyarakat bisa berjalan dengan baik.
“Mudah-mudahan melalui program yang telah dipersioapkan dapat mendongkrak penanganan Kesehatan jiwa di Kabupaten Sleman,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petani di Kapanewon Semin mulai panen tembakau Grompol. Harga daun basah Rp4.500 per kilogram dan tetap dinilai menguntungkan.
Banyumas dan Kota Ipoh Malaysia menjajaki kerja sama pengelolaan sampah melalui pertukaran teknologi dan konsep zero waste to money.
Kuasa hukum Febrie Adriansyah mengungkap sembilan dugaan kejanggalan dalam proses hukum yang ditangani Kejaksaan Agung.
Donald Trump membuka peluang kesepakatan dengan Iran sebelum opsi militer diambil. Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz terus meningkat.
PM Thailand Anutin Charnvirakul menawarkan 36 kendaraan lapis baja amfibi AWAV untuk Korps Marinir TNI dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo.
Harga Pertamax turun mulai Agustus 2026, tetapi selisih hampir Rp6.000 per liter dengan Pertalite dinilai masih memicu migrasi ke BBM subsidi.