Bayar Rp50.000 Sehari, Ini Alasan Orang Tua Titip Bayi di Bidan Pakem
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Suasana peringatan Hari Susu Nusantara dan Sedunia pada Sabtu (1/6/2024)./Istimewq -- Fakultas Peternakan UGM
Harianjogja.com, SLEMAN -- Fakultas Peternakan UGM bersama Kementerian Pertanian menggelar acara minum susu bersama ratusan anak-anak TK dan SD di DIY. Di momen peringatan Hari Susu Nusantara dan Sedunia ini, tingkat produksi dan konsumsi susu yang rendah dinilai masih menjadi pekerjaan rumah yang harus dituntaskan.
Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Nasrullah menungungkapkan secara kualitas maupun kuantitas produksi susu Indonesia saat ini masih kurang. Nasrullah mengilustrasikan, kebutuhan susu di Indonesia saat ini mencapai 4,3 juta ton per tahun. Sementara produk susu nasional saat ini bahkan belum menyentuh angka 1 juta ton per tahunnya.
Angka di atas juga menunjukkan jika kontribusi susu nasional terhadap kebutuhan susu nasional hanya sekitar 20%. Tak pelak, untuk mencukupinya dibutuhkan skema impor sekitar 80% susu dari luar negeri.
"Ini merupakan salah satu pekerjaan rumah bagi berbagai stakeholder untuk berkolaborasi menanggulangi masalah ini," kata Nasrullah Sabtu (1/6/2024).
Di samping itu, tingkat konsumsi susu di kalangan masyarakat juga masih rendah bila dibandingkan negara-negara tetangga. Karenanya di momen Hari Susu Nusantara dan Sedunia ini dinilai Nasrullah jadi kesempatan untuk mencari solusi bagaimana meningkatkan tingkat konsumsi susu masyarakat. "Susu adalah sumber protein dan gizi yang akan sangat menentukan kualitas serta kecerdasan masyarakat," tegasnya.
BACA JUGA: Mahasiswa UGM Akan Pecahkan Rekor MURI Minum Susu
Dekan Fakultas Peternakan UGM, Prof. Budi Guntoro berpandangan bila gerakan minum susu perlu terus digencarkan untuk menyiapkan generasi penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Senada dengan Nasrullah, kandungan yang ada di dalam susu kaya akan protein hewani yang sangat bermanfaat bagi peningkatan gizi anak.
Untuk itu di peringatan Hari Susu Nusantara dan Sedunia ini Fakultas Peternakan UGM bersama Kementerian Pertanian mengajak sekitar 200 anak TK-SD untuk mengikuti kegiatan minum susu bersama. Selain minum susu, anak-anak kemudian juga diajak untuk mengikuti lomba mewarnai, menggambar dan menyanyi.
"Maka di Hari Susu Nusantara ini kita kenalkan dan promosikan minum susu bagi anak-anak TK dan SD," ungkapnya. (Catur Dwi Janati)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.
Dua wisatawan asal Karawang ditemukan meninggal tertimbun longsor di jalur menuju Curug Cileat, Subang, Jawa Barat.
Manchester City menjuarai Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 lewat gol Antoine Semenyo di Stadion Wembley.
Kunjungan wisatawan di Malioboro Jogja meningkat selama long weekend Kenaikan Isa Almasih, terutama pada sore hingga malam hari.