VinFast Hadir di Jogja, Usung Motor Listrik dengan Baterai Fleksibel
VinFast membuka dealer motor listrik pertama di DIY dan menawarkan pilihan pembelian maupun sewa baterai bagi konsumen.
Pekerja menyiapkan pengerjaan rehabilitasi Jalan Godean yang berlokasi di sisi barat Pasar Godean belum lama ini. Ruas jalan itu jadi salah satu yang direhabilitasi oleh DPUPESDM DIY tahun ini.
Harianjogja.com JOGJA—Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUPESDM) DIY menyebut tahun ini ada sebanyak sembilan kilometer jalan rusak provinsi yang akan direhabilitasi di wilayahnya. Sejumlah ruas jalan itu tersebar di Kabupaten Sleman, Gunungkidul dan Bantul.
Kepala DPUPESDM DIY Anna Rina Herbranti mengatakan, sejumlah ruas jalan yang akan diperbaiki itu merupakan jalan dengan prioritas tertentu lantaran sering dilewati dan menjadi salah satu akses penting bagi konektivitas antar wilayah. Dengan demikian rehabilitasinya mesti diprioritaskan dibandingkan jalan lain dengan kondisi serupa.
BACA JUGA: Duh! 15 Ruas Jalan Menuju Kawasan Wisata Pantai Gunungkidul Rusak
"Total ada tujuh ruas jalan yang rencananya akan kami rehabilitasi tahun ini dengan jenis dan kerusakan yang berbeda-beda," katanya Minggu (9/6/2024).
Anna menerangkan, setiap tahun jalan provinsi yang rusak selalu dianggarkan untuk diperbaiki. Hanya saja ada jalan-jalan tertentu yang menjadi prioritas untuk diutamakan perbaikannya. Sementara yang lainnya akan menyusul sesuai dengan kemampuan anggaran. Sebab panjang jalan provinsi di DIY ada di angka 674.585 km.
"Target kami semuanya selesai akhir tahun agar bisa membantu aktivitas dan konektivitas wilayah," kata Anna.
Salah satu ruas jalan yang sedang berjalan pengerjaannya adalah Jalan Godean di Kabupaten Sleman sepanjang 1,5 km. Jalan ini sempat disorot banyak pihak beberapa waktu lalu lantaran kondisinya yang cukup mengenaskan. Kerusakan cukup parah di sejumlah titik dan bahkan kerap menimbulkan korban pengendara motor.
Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga DPUPESDM DIY Wira Sasongko Putro menyebut, pengerjaan rehabilitasi Jalan Godean sudah dimulai sejak 23 April 2024 lalu. Pelaksanaan saat ini masih tahap pemotongan pohon dan penyiapan galian saluran drainase untuk kemudian pengerjaan fisik lebih lanjut.
"Selama pelaksanaan pekerjaan tidak ada penutupan jalan, manajemen lalu lintas dengan buka tutup," katanya.
Adapun rehabilitasi sepanjang 1,5 km itu berlokasi di sebelah barat Pasar Godean. Dimulai dari jembatan Sambirejo 2 sampai sekitar pom bensin Sidorejo dengan peningkatan aspal, sementara sisanya akan dirawat dengan anggaran pemeliharaan rutin dari anggaran jalan provinsi.
"Serah terima pekerjaan 19 Oktober 2024 dengan kontrak Rp11,2 miliar. Semua elemen dan masyarakat di sekitar jalan yang akan direhabilitasi sudah kami undang juga untuk pemberitahuan adanya aktivitas itu, jadi tidak ada masalah," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
VinFast membuka dealer motor listrik pertama di DIY dan menawarkan pilihan pembelian maupun sewa baterai bagi konsumen.
Satlantas Polres Bantul membuka layanan SIM Keliling dan Samsat Keliling di Bantul Creative Expo 2026 pada 1 dan 8 Agustus malam.
Indonesia membuka pendaftaran film nasional untuk Academy Awards ke-99. Simak syarat dan batas waktu pendaftarannya.
Kebakaran menghanguskan 12 rumah dinas di Aspol Panularan Solo. Sebanyak 10 keluarga terdampak, sementara penyebab pasti masih diselidiki polisi.
PB PGRI menyambut putusan MK yang melarang dana pendidikan 20 persen digunakan untuk MBG dan meminta anggaran fokus pada substansi pendidikan.
Dokter mengingatkan obesitas pada perempuan merupakan penyakit kronis yang meningkatkan risiko gangguan reproduksi, kehamilan, dan penyakit jantung.