Advertisement
Tahfiz Jadi Andalan Sekolah Islam Terpadu di Jogja
Foto ilustrasi wisuda. - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Sekolah Islam terpadu terus bermunculan dengan berbagai program kreatifnya dalam mendidikan siswa. Salah satu yang paling banyak digelar adalah menghafal Al Quran atau tahfiz. Sekolah-sekolah jenis ini banyak bermunculan di Jogja dengan target meluluskan siswa baik jenjang TK, SD dan SMP mampu menghafal Al Quran dengan jenjang beberapa juz atau bab.
Salah satu lembaga pendidikan yang menerapkan program ini adalah Sekolah Islam Terpadu Ibnu Abbas Jogja. Pada 2024 ini telah meluluskan 671 siswa jenjang TK, 150 siswa SD, serta 19 siswa SMP Islam Terpadu yang berasal dari 74 sekolah di DIY.
Advertisement
BACA JUGA : Selama Ramadan, Jam Pelajaran Sekolah di Bantul Dikurangi 10 Menit
"Untuk semua jenjang baik TK, SD maupun SMP, tahfiz memang menjadi andalan kami, artinya setiap yang lulus harus mampu menghafal Al Quran sekian juz, misalnya TK targetnya juz 30 dan SD targetnya juz 19 dan juz 30. Semuanya mengikuti wisuda di Sportorium UMY," kata Salisah Inganah selaku pengurus sekolah.
Menghafal Al Quran menjadi target utama, lanjutnya, karena jangan sampai kalah dengan sekolah umum. Menurutnya sudah ada beberapa sekolah negeri yang memiliki program baca tulis Al Quran maupun Iqro bagi yang beragama Islam melalui pembimbingan. Oleh karena harus dilakukan pembiasaan secara terus menerus melalui murajaah setiap hari.
"Murajaah harian ada, pendampingan khusus dilakukan dua kali dalam sepekan. Setiap siswa dikelompokkan melalui kemampuan hafalan yang berbeda," katanya.
Meski mengedepankan hafalan, akan tetapi sekolah Islam terpadu tidak melupakan pelajaran umum. Salisah Inganah menegaskan pelajaran umum seperti Pancasila hingga Ilmu Pengetahuan baik alam maupun sosial pun diberikan secara intens. Selain itu tetap mengikuti asesmen standar pendidikan daerah (ASPD) setiap tahunnya dengan hasil yang tidak kalah dengan sekolah negeri.
"Untuk lulusan tahun ini ASPD jenjang SD nilai rata-rata 8, secara umum baik. Karena pelajaran umum juga terus kami tekankan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement








