Advertisement
18 SMP di Bantul Ajukan Revitalisasi, Tunggu Persetujuan Pusat
Ilustrasi gedung sekolah rusak / JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak 18 sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Bantul mengajukan program revitalisasi sekolah kepada pemerintah pusat pada 2026. Usulan ini diajukan untuk memperbaiki sarana dan prasarana yang mengalami kerusakan.
Kepala Bidang SMP Disdikpora Bantul, Himawan Sulistyo, menyampaikan seluruh pengajuan dilakukan langsung oleh masing-masing sekolah melalui sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Advertisement
"Jumlahnya lumayan memang dan semoga semua disetujui pusat," kata Himawan, Jumat (27/3/2026).
Ia menjelaskan, sekolah mengunggah data serta foto kondisi fasilitas yang rusak sebagai bahan pertimbangan pemerintah pusat dalam proses seleksi.
BACA JUGA
Menurutnya, prioritas akan diberikan kepada sekolah yang benar-benar membutuhkan perbaikan sarana dan prasarana.
"Yang disetujui tentu saja yang masih membutuhkan terkait sarana prasarananya. Karena kementerian melihat itu dan mengutamakan yang memang sekolah benar-benar perlu dibantu," ungkapnya.
Jika disetujui, anggaran revitalisasi akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing sekolah dan dikelola secara swakelola oleh pihak sekolah.
Himawan menyebut tidak ada batasan nominal anggaran dalam program ini, karena besaran dana akan disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan.
"Anggarannya tidak dibatasi. Biasanya setelah disetujui pihak sekolah akan koordinasi dengan kementerian untuk diskusi soal anggaran," jelasnya.
Program revitalisasi ini menyasar sekolah negeri maupun swasta. Jika seluruh proses berjalan lancar, pengerjaan fisik ditargetkan dimulai pada triwulan kedua hingga ketiga 2026.
"Biasanya April-Mei itu sudah mulai nanti untuk pengerjaan," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement






