PSS Sleman Kembali ke Super League, Harda Targetkan Prestasi
Bupati Sleman Harda Kiswaya optimistis PSS Sleman mampu bersaing di Super League 2026/2027 setelah menang 1-0 atas Kendal Tornado FC.
Direktur Utama PT. Putra Sleman Sembada, Gusti Randa/Istimewa -- PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Manajemen PSS Sleman telah menggelar pertemuan dengan perwakilan suporter untuk berdiskusi dan mendengarkan keresahan mereka. Khususnya untuk membahas berbagai topik persiapan Super Elja untuk menghadapi liga di musim yang akan datang.
"Saya tadi sudah mengadakan pertemuan dengan beberapa perwakilan suporter untuk mendengarkan secara langsung apa keresahan mereka. Ini juga menjadi salah satu cara saya untuk bisa mendengar langsung apa yang menjadi pertanyaan untuk mereka dan di situ sudah saya jawab," kata Direktur Utama PT. Putra Sleman Sembada, Gusti Randa di Omah PSS, Sleman, Jumat (14/6/2024) sore.
Pertemuan ini juga menjadi tindak lanjut manajemen untuk mendengar keresahan para fan dan menjelaskan alasan manajeman belum bisa menerangkan pergerakan PSS Sleman di bursa transfer.
"Saya melihat beberapa waktu lalu PSS Fans penuh dengan pertanyaan karena selama tiga minggu tidak ada respon dari manajemen dan media ofisial PSS. Harus diakui itu benar karena kami memang belum menjelaskan mengenai pergerakan manajemen PSS di bursa transfer pemain," katanya.
BACA JUGA: Dapat Bantuan Rp2,5 Miliar, Wahana Baru Dibangun di Kawasan Wisata Kaliurang Sleman
Diakui Gusti, manajemen belum bisa menjelaskan pergerakan transfer karena dihadapkan timeline kerja evaluasi kepada tim utama PSS selama satu musim kemarin. Evaluasi ini dilakukan kurang lebih selama tiga pekan dengan berbagai aspek yang menjadi bahan evaluasi
"Banyak evaluasi yang dilakukan jajaran direksi PT PSS selama waktu tiga minggu. Mulai dari evaluasi pelatih kepala yang banyak terjadi pergantian dalam satu musim kemarin. Kami akui ini menjadi masalah klasik bagi PSS, bersyukurnya saat ini progres mengenai solusi tersebut sudah kami ketahui," kata Gusti.
Tak hanya soal pergantian sejumlah pelatih dalam semusim yang dievaluasi, perekrutan pemain di tengah jalannya kompetisi juga turut menjadi topik evaluasi.
"Mengenai perburuan pemain di tengah-tengah kompetisi juga menjadi evaluasi kami untuk memperbaiki data analisis para pemain incaran untuk musim depan," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Sleman Harda Kiswaya optimistis PSS Sleman mampu bersaing di Super League 2026/2027 setelah menang 1-0 atas Kendal Tornado FC.
Pembangunan Jembatan Kewek memasuki tahap struktur lanjutan. Pondasi rampung dan erection girder ditarget September agar bisa dipakai saat Nataru 2026.
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.