Padat Karya Sleman 2026 Berlanjut, BKK DIY Masuk Tahap Ketiga
Padat Karya Sleman 2026 tak mendapat tambahan APBD Perubahan. Program BKK DIY masih berlanjut hingga tahap ketiga pada Oktober-November.
Ilustrasi instalasi air bersih - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Ketiadaan sumber mata air dan jaringan perpipaan PDAM di Padukuhan Temuireng I dan II, serta Gebang, Kalurahan Girisuko, Panggang, Gunungkidul menyebabkan warga di tiga padukuhan itu terpaksa mengonsumsi air hujan.
Carik Girisuko, Wahyu Setyoningsih mengatakan ketika musim hujan, warga di tiga padukuhan itu mencukupi kebutuhan air dengan sistem panen air hujan (PAH).
BACA JUGA: Golkar dan PKB Mengerucut Calonkan Sunaryanta di Pilkada Gunungkidul
“Kalau sewaktu musim kemarau, warga di tiga padukuhan itu beli air dengan tangki dan bantuan dropping air Badan Penanggulangan Bencana Daerah [BPBD] atau pihak lain,” kata Wahyu, Selasa (18/6/2024).
Sementara, enam padukuhan lain masing-masing menggunakan sumber air yang dikelola kelompok masyarakat. Sumber air ini berasal dari mata air. Khusus di Padukuhan Sumber dan Turunan sudah ada sumur bor.
Girisuko menjadi salah satu dari tiga kalurahan yang mendapat bantuan droping air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul. Di Kalurahan Girisuko, BPBD menyalurkan bantuan di Padukuhan Temuireng I, II, dan Gebang dengan 20 tangki atau 100.000 liter (lt). Lalu di Tepus 16 tangki atau 80.000 liter dan Giripanggung dengan delapan tangki atau 40.000 liter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Padat Karya Sleman 2026 tak mendapat tambahan APBD Perubahan. Program BKK DIY masih berlanjut hingga tahap ketiga pada Oktober-November.
BPHTB Sleman baru Rp182,92 miliar atau 45,73% dari target Rp400 miliar. Komisi B menggandeng BPN mengejar penerimaan.
Toyota Hiace menabrak truk di Tol Pemalang KM 306. Dua penumpang mengalami kaki terjepit dan dievakuasi tim SAR.
Kebakaran Gunung Lawu meluas ke hutan lindung Ngawi. Tiga titik api masih menyala dengan luas area terbakar sekitar 13 hektare.
Basarnas Banda Aceh membagi empat tim untuk mencari Ho Wee Han, wisatawan Malaysia yang hilang saat menyelam di perairan Sabang.
Kelok 23 masih uji coba hingga 20 September 2026. Evaluasi 21 September menentukan kelayakan jalan sebelum dibuka untuk umum.