Advertisement
KPU Bantul Dorong Partisipasi Pemilih Lansia di Pilkada 2024 Melalui KIM
Pilkada 2024 - Ilustrasi - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL–Berdasarkan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 ada sekitar 22 ribu warga lanjut usia (lansia) atau yang lahir sebelum tahun 1945 di Bantul. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bantul mendorong partisipasi pemilih lansia di Pilkada 2024 melalui Kelompok Informasi Masyarakat (KIM).
Kadiv Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, KPU Bantul, Wuri Rahmawati menyampaikan pihaknya memberikan sosialisasi dan pendidikan pemilih (sokdiklih) yang khusus menyasar lansia. Dengan begitu, dia berharap dapat meningkatkan partisipasi lansia dalam Pilkada 2024.
Advertisement
“Segmentasi sosdiklih berbasis lansia. Namun, tidak ada TPS lokasi khusus di BPSTW,” ujarnya, Selasa (18/6/2024).
Sementara Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik, Diskominfo Bantul, Arif Darmawan menyampaikan saat ini ada 54 KIM yang tersebar di 75 kalurahan di Bantul. Menurutnya, KIM dapat digunakan sebagai wadah untuk menyebarluaskan informasi mengenai penyelenggaraan Pilkada di tingkat bawah.
Dia menuturkan di era digital sebagian besar masyarakat telah mengandalkan sosial media untuk menyampaikan aspirasinya. Namun menurut Arif, bagi warga lansia penyampaian informasi dan aspirasi masih dilakukan secara konvensional dalam bentuk pertemuan antar warga. Sehingga menurutnya, KIM dapat menjadi wadah menyebarluaskan informasi bagi warga lansia.
“KIM membantu pemerintah dalam menyebarluaskan informasi di pemerintah, juga aspirasi masyarakat,” ujarnya.
BACA JUGA: Bawaslu Bantul Ingatkan KPU soal Pembentukan Pantarlih Harus Sesuai Prosedur dan Regulasi
Dia menuturkan di era digital sebagian besar masyarakat telah mengandalkan sosial media untuk menyampaikan aspirasinya. Namun menurut Arif, bagi warga lansia penyampaian informasi dan aspirasi masih dilakukan secara konvensional dalam bentuk pertemuan antar warga. Sehingga dia menilai KIM masih dibutuhkan masyarakat.
“Jadi keberadaan KIM sangat strategis untuk menjangkau masyarakat yang tidak familiar dengan berita media online,” katanya.
Dalam penyelenggaraan Pilkada, menurut Arif, pihaknya akan bekerjasama dengan KPU Bantul dan Bawaslu Bantul untuk menyosialisasikan mengenai penyelenggaraan Pilkada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
Advertisement
Advertisement








