Sisa Makanan Pasien RS Jogja Turun berkat Program SI SEDAP
Sisa makanan pasien rawat inap di Rumah Sakit Pratama Kota Jogja berhasil ditekan hingga 16,9 persen setelah Dinas Kesehatan Kota Jogja menerapkan inovasi
Pembukaan Orientasi Saka Wirausaha Kwarcab Kota Jogja yang digelar di Bumi Perkemahan Ambarbinangun, Kasihan, Bantul, Jumat (21/6/2024). - Harian Jogja/ Alfi Annissa Karin
JOGJA—Kwartir cabang (Kwarcab) Kota Jogja menggelar Orientasi Saka Wirausaha yang diikuti 40 anggota pramuka di Bumi Perkemahan Ambarbinangun, Kasihan, Bantul, Jumat (21/6/2024). Lewat orientasi ini anggota pramuka mendapatkan berbagai materi berkaitan dengan wirausaha. Kegiatan ini digelar bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM DIY.
Ketua Kwarcab Kota Jogja, Heroe Poerwadi, menuturkan Saka Wirausaha masih terbilang rintisan. Sebab, baru ada di beberapa daerah, belum ada serentak secara nasional. Menurutnya, ini merupakan salah satu cara untuk mencetak wirausaha atau wiraswasta muda.
"Ciri-ciri negara maju persentase minimal empat persen untuk pertumbuhan wirausaha muda. Sementara, saat ini di Indonesia baru 3,5 persen. Untuk itu, Indonesia harus menggenjot jumlah wiraswasta muda untuk menjadi negara maju," ujar Heroe, Jumat.
Dia mengatakan, semakin banyak wirausaha muda, maka akan semakin banyak pula inovasi yang tumbuh. Ini nantinya diharapkan bisa menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi. Jika hanya sebatas inovasi yang tak tereksekusi, bagi Heroe itu tidak akan memberi dampak apapun kepada kesejahteraan masyarakat. Dia berharap, gerakan ini tak hanya menjadi sekadar orientasi, namun benar-benar ada tindak lanjut. Misalnya, dengan menambahkan upaya pembibitan wiraswasta muda dengan jalur magang di berbagai korporasi atau industri UMKM. "Nanti ada bentuk bantuan untuk merintis usaha dengan modal yang tidak besar, dan bisnis yang tidak begitu besar juga tidak masalah," katanya.
BACA JUGA: Heboh Berefek Seperti Narkoba, Ini Detail tentang Daun Kratom
Plh Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY, Wisnu Hermawan, menuturkan Saka Wirausaha menjadi cara untuk memupuk semangat dan minat anak muda di bidang usaha. Dia tak memasang target muluk-muluk. Dia berharap, setidaknya ada 20 anggota Saka Wirausaha di masing-masing kabupaten dan kota di DIY. Dia juga berharap proses inkubasi dan orientasi tak hanya berhenti di sini.
Peserta yang mendapatkan bekal, diharapkan sudah memiliki kesiapan untuk membuka usaha, sehingga kapanpun mereka lulus sekolah, usaha bisa mulai dijalankan. Wisnu juga berkomitmen akan memberikan dukungan, salah satunya pembuatan nomor induk berusaha untuk setiap usaha bentukan anggota Saka Wirausaha. Dia juga berharap Saka Wirausaha yang masih baru ini sebisa mungkin tak mati suri dan terbentuk di awal saja. "Kami sangat mendukung. Ini salah satu kegiatan yang mendapat dukungan dari Dana Keistimewaan DIY," katanya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sisa makanan pasien rawat inap di Rumah Sakit Pratama Kota Jogja berhasil ditekan hingga 16,9 persen setelah Dinas Kesehatan Kota Jogja menerapkan inovasi
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.