Satpol PP Tertibkan Praktik Sewa Tikar di Pantai Sepanjang Gunungkidul
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Ilustrasi. /Reuters.
Harianjogja.com, SLEMAN—Kementerian Agama Sleman memastikan kondisi kesehatan sebanyak 1.252 jemaah haji dalam keadaan baik. Para jemaah haji asal Sleman saat ini tinggal menunggu kepulangan. Rencananya jadwal kepulangan jemaah haji dimulai pada 6 Juli 2024.
Kepala Kemenag Sleman, Sidik Pramono mengatakan, seluruh Jemaah haji telah menjalani rangkaian proses ibadah di Tanah Suci dengan lancar. Sejak keberangkatan hingga sekarang, para Jemaah dalam kondisi sehat semuanya. “Alhamdulillah aman dan sehat semuanya,” kata Sidik saat dihubungi, Selasa (25/6/2024).
BACA JUGA: Pj Gubernur Jateng Sambut Kedatangan Jemaah Haji Kloter I Embarkasi Solo
Menurut dia, untuk saat sekarang tinggal menunggu jadwal kepulangan ke tanah air. Selama menunggu, lanjut Sidik, para Jemaah banyak mengisi dengan kegiatan ibadah sunah di Tanah Suci.
“Untuk kegiatan disesuaikan dengan kondisi masing-masing Jemaah,” ungkapnya.
Sidik menambahkan, total Jemaah yang seharusnya berangkat ada 1.253 orang. Namun dikarenakan seorang Jemaah sakit, maka keberangkatan ditunda tahun depan.
Jadwal Kepulangan
Rencananya kepulangan Jemaah haji asal Sleman tiba secara bertahap. Jumlah terbanyak mulai pulang pada 6 Juli 2024.
“Sebenarnya di 28 Juni ada yang sudah pulang, tapi baru satu ada dua Jemaah saja. Yang besar baru mulai tiba di 6 Juli,” katanya.
Dia menambahkan rencananya di 6 Juli ada Jemaah sebanyak 706 orang tergabung di Kloter 48 dan 50 akan tiba di Sleman. Selanjutnya ada 471 jemaah yang tergabung di Kloter 53 dan 54 menyusul pulang ke kampung halaman.
“Kemudian ada 41 jemaah masuk Kloter 81 akan pulang di 16 Juli dan 35 jemaah yang masuk Kloter 100 pulang pada 22 Juli mendatang,” katanya.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengakui terus memantau Kesehatan Jemaah haji asal Bumi Sembada. Bahkan, ia tidak menampik sebelum penyelenggaraan ibadah sempat menyelenggarakan doa bersama untuk keselamatan Jemaah.
“Saya juga melakukan teleconference dengan para Jemaah dan kondisnya semua sehat dan baik,” kaatanya.
Ia juga berharap setelah penyelenggaraan ibadah, Jemaah asal Sleman terus diberikan kemudahan dan kelancaran sehingga dapat pulang ke tanah air dengan selamat. “Semoga menjadi Haji yang mabrur,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Cek jadwal KRL Jogja–Solo Jumat 22 Mei 2026. Berangkat hampir tiap jam dengan tarif Rp8.000, praktis dan hemat.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.