Advertisement
DPAD Bedah Buku di Mergangsan untuk Ciptakan Generasi Emas
Gelaran bedah buku di Balai RW 19 Karanganyar, Brontokusuman, Mergangsan, Kamis (27/6/2024). - Harian Jogja/Alfi Annissa Karin
Advertisement
JOGJA—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY menggelar kegiatan bedah buku di Balai RW 19 Karanganyar, Brontokusuman, Mergangsan, Kamis (27/6/2024). Buku yang kali ini diangkat berjudul Sehat dan Ceria untuk Masa Depan Indonesia.
Acara membahas tentang pemahaman yang komprehensif mengenai pentingnya pemenuhan gizi pada anak usia dini, utamanya dalam fase pertumbuhan. Buku ini turut berisi berbagai inspirasi resep makanan-makanan bergizi yang bisa dibuat oleh masyarakat.
Advertisement
Anggota DPRD DIY, Sinarbiyat Nujanat menyebut buku ini merupakan upaya meningkatkan pemahaman tentang gizi dan kesehatan anak sebagai generasi penerus bangsa. Sinarbiyat menuturkan gizi punya peran penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak.
Menurutnya, gizi yang baik bukan hanya sekadar pemenuhan kebutuhan fisik. Namun, juga pembentukan kecerdasan, kesehatan mental, dan kesejahteraan sosial anak. "Di masa emas pertumbuhan anak, yaitu usia 0-6 tahun, sangat penting bagi kita untuk memberikan asupan gizi yang seimbang dan berkualitas. Peran orang tua, guru, dan masyarakat sangat dibutuhkan dalam memastikan mendapatkan nutrisi yang tepat agar mereka dapat tumbuh sehat, cerdas, dan ceria," jelas Sinarbiyat saat ditemui di Balai RW 19 Karanganyar, Kamis.
Sinarbiyat menambahkan buku ini menyajikan informasi yang komprehensif dan mudah dipahami mengenai kebutuhan gizi anak. Mulai dari manfaat air susu ibu (ASI), makanan pendamping ASI, hingga pentingnya memperkenalkan berbagai macam makanan sehat sejak dini.
Dengan memahami dan menerapkan informasi yang ada dalam buku ini, dia optimistis generasi yang lebih sehat dan berdaya saing tinggi bisa tercipta. "Saya mengapresiasi upaya penulis dalam menyusun buku ini dengan sangat baik. Semoga buku ini dapat menjadi panduan bagi para orang tua, pendidik, dan semua pihak yang peduli terhadap kesehatan anak-anak. Mari kita bersama- sama mewujudkan Indonesia yang lebih sehat melalui perhatian yang serius terhadap gizi dan kesehatan anak usia dini," ungkapnya.
Kepala Balai Layanan Perpustakaan DPAD DIY, Dewi Ambarwati, menuturkan kegiatan bedah buku ini sudah kesekian kalinya digelar di Kota Jogja. Berbagai buku dengan berbagai tema dan judul telah berhasil disampaikan kepada masyarakat.
Dewi mengatakan kegiatan bedah buku ini nantinya akan terus dilakukan. Ini sebagai upaya untuk mempertahankan DIY sebagai wilayah dengan tingkat minat dan budaya tertinggi se-Indonesia. "Kebiasaan gemar membaca tidak bisa dibentuk secara instan. Tidak ada alasan untuk tidak membaca. Pemprov DIY telah menyediakan fasilitas perpustakaan terbesar se-Asia Tenggara yang diberi nama Grahatama Pustaka. Lokasinya berada di Jalan Raya Janti, Wonocatur, Banguntapan, Bantul," kata Dewi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement









