Advertisement
PHRI Minta Pemkab Kaji Pembangunan Mall di Bantul, Ini Tujuannya
Potorono Edu Park - Harian Jogja - Lugas Subarkah
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bantul mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul mengkaji keberadaan pusat perbelanjaan modern (mall) untuk menunjang peningkatan wisatawan.Â
Ketua PHRI Bantul, Yohanes Hendra menyampaikan lama tinggal wisatawan di Bantul masih berada di bawah dua hari. Padahal, mayoritas wisatawan yang berkunjung ke Bantul merupakan wisatawan domestik, yang berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat dan Jabodetabek.
Advertisement
Dia menilai wisatawan domestik memiliki karakteristik tersendiri dibandingkan dengan wisatawan mancanegara. Saat berkunjung ke suatu daerah, katanya, wisatawan domestik tetap berbelanja di pusat perbelanjaan modern atau mall di daerah yang dikunjungi. Karena itu, lanjut Hendra, Pemkab perlu mengkaji terkait keberadaan mall di Bantul.
"Mall dan sebagainya perlu, walupun di kota besar banyak mall. Mereka [wisatawan] akan mencoba melihat membandingkan, karakteristiknya berbeda dengan wisatawan mancanegara yang butuh leght of stay mancanegara yang butuh lama," katanya, Jumat (28/6/2024).
Menurutnya dengan meningkatkan infrastruktur penunjang pariwisata di sisi selatan DIY, maka akan berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan di Bantul.
Menurut Hendra, keberadaan program strategis nasional seperti Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di wilayah Bantul diperkirakan akan meningkatkan jumlah masyarakat yang melintasi Bantul. Menurutnya Pemkab Bantul perlu memberikan fasilitas penunjang guna meningkatkan kenyamanan masyarakat melintas ke Bantul.
"Kami berharap jika ada mall masyakarat dapat melintas sekaligus berkunjung ke beberapa destinasi wisata di Bantul," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Iran Tolak Usulan Damai AS, Konflik Timur Tengah Kembali Memanas
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- WFH Jumat untuk ASN Sleman Mulai Digodok, Layanan Publik Tetap Jalan
- Jumat Agung, Tablo Salib di Gereja Pugeran Jogja Dihidupkan Anak Muda
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
- Angin Kencang Terjang Sleman, Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Rumah
Advertisement
Advertisement








