Advertisement

Disbud Gunungkidul Berkomitmen Melestarikan Upacara Adat Cing Cing Goling

Andreas Yuda Pramono
Kamis, 04 Juli 2024 - 21:07 WIB
Maya Herawati
Disbud Gunungkidul Berkomitmen Melestarikan Upacara Adat Cing Cing Goling Atraksi Tradisi Cing-Cing Goling di Dusun Gedangan, Gedangrejo, Karangmojo, Gunungkidul. dok - Harian Jogja

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Gunungkidul menegaskan agar segala bentuk upacara adat seperti Cing Cing Goling di Padukuhan Gedangan, Kalurahan Gedangrejo, Karangmojo, Gunungkidul terus dilestarikan.

Kepala Disbud Gunungkidul, Chairul Agus Mantara mengatakan Cing Cing Goling memiliki cerita kesejarahan panjang di masyarakat Jawa utamanya di Gunungkidul.

Advertisement

Dia menjelaskan upacara adat tersebut merupakan bukti adanya hubungan antara budaya Gunungkidul dengan sejarah pelarian Kerajaan Majapahit.

BACA JUGA: Didorong Maju di Pilkada Bantul, Ini Kata Singgih Raharjo

“Cing Cing Goling ini adalah upacara sebagai bentuk perwujudan rasa Syukur terhadap +Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen,” kata Agus dikonfirmasi, Kamis (4/7/2024).

Agus menambahkan upacara adat itu juga diiringi tarian kerakyatan yang menceritakan pelarian Wisang Sanjaya dari Kerajaan Majapahit. Katanya, Cing Cing Goling merupakan perpaduan dua unsur yang sebenarnya cukup berbeda yaitu unsur Hindu yang dibawa oleh pelarian dari Kerajaan Majapahit dan unsur kejawen dari penduduk yang mendiami wilayah yang kini dikenal dengan nama Dusun Gedangan.

Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan upacara adat Cing Cing Goling dapat menjadi ruang komunikasi antarwarga. Sebab itu, upacara adat ini perlu dilestarikan setiap tahunnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Panduan Lengkap Daftar Bansos Lansia, dari Aplikasi hingga Kantor Desa

Panduan Lengkap Daftar Bansos Lansia, dari Aplikasi hingga Kantor Desa

News
| Jum'at, 16 Januari 2026, 14:57 WIB

Advertisement

Way Kambas Tutup Sementara Wisata Alam karena Konflik Gajah Liar

Way Kambas Tutup Sementara Wisata Alam karena Konflik Gajah Liar

Wisata
| Jum'at, 16 Januari 2026, 14:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement