Program Beasiswa Sleman Pintar Diperluas hingga 20 Prodi
Program Beasiswa Sleman Pintar di UTY resmi diperluas hingga 20 prodi dengan skema kelas industri 1,5 tahun magang dan dapat uang saku.
Kepala Kanwil Kemenag DIY, Masmin Afif./Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) DIY bersama Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu RI melakukan groundbreaking pembangunan Gedung Adi Widyalaya Gautama, Kamis, (11/7/2024). Pendidikan widyalaya merupakan lembaga pendidikan umum bercirikan agama Hindu.
Kepala Kanwil Kemenag DIY, Masmin Afif mengatakan pemerintah berkomitmen membina dan membimbing semua umat beragama sebagaimana yang dilakukan terhadap agama Hindu.
“Kita bangga karena pembangunan ini baru satu-satunya peletakan batu pertama di Gunungkidul. Kementerian agama siap mem-backup agar pembangunan cepat selesai," kata Masmin Afif dalam rilis.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu RI, Profesor I Nengah Duija mengatakan pembangunan ini merupakan langkah penting dalam memberikan pendidikan bercirikan keagamaan Hindu.
Adi Widyalaya, terangnya adalah tempat pendidikan umum bercirikan keagamaan. Saat ini, jumlah Widyalaya di Indonesia baru ada 87 titik. Ditambah pembangunan di Gunungkidul ini, jumlahnya menjadi 88.
Melalui gedung ini, nantinya umat Hindu di Kabupaten Gunungkidul diharpkan dapat memiliki tempat pendidikan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan dan keagamaan yang kuat.
"Jika muslim punya Madrasah, umat Hindu punya Adi Widyalaya. Kita belajar banyak dengan umat Islam yang punya regulasi tentang madrasah," kata Nengah.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta menekankan pentingnya pendidikan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Kualitas SDM yang rendah kata dia memengaruhi seseorang ketika berada di tengah-tengah masyarakat.
"Orang yang tidak berwawasan dihadapkan dengan perkembangan ilmu dan teknologi. Sebab itu mereka harus terus beradaptasi,” kata Sunaryanta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program Beasiswa Sleman Pintar di UTY resmi diperluas hingga 20 prodi dengan skema kelas industri 1,5 tahun magang dan dapat uang saku.
Seorang bidan RSUD Besuki ditemukan meninggal di drainase Pantura Situbondo. Polisi menyelidiki dugaan pembunuhan dan melakukan olah TKP.
Kim Jong Un mengungkap rencana pengembangan senjata bawah air rahasia sebagai bagian dari modernisasi angkatan laut Korea Utara.
Megawati Soekarnoputri membuka pameran Mata Hati Soekarno di Bantul. Sebanyak 47 perupa menafsirkan pemikiran dan warisan Bung Karno.
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin melaju ke final Indonesia Open 2026 usai mengalahkan Sabar/Reza. Indonesia menempatkan dua wakil di partai puncak.
Kemdiktisaintek mengevaluasi Program Mahasiswa Berdampak 2025 di UAD. Sebanyak 263 proposal lolos dengan total pendanaan Rp30,1 miliar.